Bertindak sebagai Ketua Umum PDHKI, Prof. Ilyya Pertegas Kontribusi Organisasi

Makassar, (22 Juli 2026). Bertempat di Aryaduta Hotel Makassar, Sulawesi Selatan, Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) Perkumpulan Dosen Hukum Keluarga Islam (PDHKI) Indonesia dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. KH. Abdul Rouf Muhammad Amin, Lc., M.A.

Tuan rumah Muskernas PDHKI tahun ini adalah Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Alauddin, Makassar selaku Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alaudddin Makassar mengatakan: “Kami merasa terhormat mendapatkan kesempatan sebagai tuan rumah atas terselenggaranya kegiatan ini, hasil kolaborasi antara FSH UIN Alauddin dengan PDHKI dan APHKI. Apalagi di Kota Makassar ini juga-lah sepuluh tahun lalu APHKI didirikan.”

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah UIN Salatiga Prof. Dr. Ilyya Muhsin, S.HI., M.Si yang bertindak selaku Ketua Umum PDHKI dalam sambutannya memaparkan tentang penguatan organisasi serta mempertegas kontribusinya baik bagi anggota, civitas akademika kampus maupun masyarakat secara luas, baik nasional maupun internasional. Lebih lanjut, Prof. Ilyya menjelaskan bahwa Muskernas menjadi ajang konsolidasi sekaligus meningkatkan kompetensi keilmuan para dosen HKI di seluruh Indonesia. Oleh karenanya, selain merumuskan program kerja kepengurusan kedepan, rangkaian agenda ini juga menyelenggarakan The 6th International Conference on Islamic Family Law (ICOIFL of PDHKI), The 2nd International Conference of Law and Contemporary Islamic Law (ICOCIL), dengan tema; “Ecotheology and Islamic Family Law Transformation”.

Muskernas kali ini diikuti oleh sekira 300 dosen Hukum Keluarga Islam (HKI) dari berbagai kampus di Indonesia. Tampak hadir, Dr. Abdul Qadir Zaelani, M.H. (Sekretaris Umum / UIN Raden Intan Lampung), Prof. Dr. Rosdalina Bukido (Dekan Fakultas Syariah IAIN Manado), Dr. Hj. Suqiyah Musafa’ah, M.Ag (Dekan Fakultas Syariah UIN Surabaya), Prof. Dr. Hj. Siti Musawwamah, M. Hum (Dekan Fakultas Syariah UIN Madura), Prof. Dr. Drs. Supardin, M.HI (UIN Makassar), dan sejumlah tokoh penting lainnya.

Plenary session of International Conference menghadirkan para narasumber dari berbagai negara, yakni: Prof. Dr. Jasser Auda (Professor Fellow ISTAC-IIUM, Malaysia); Prof. Madya Dr. Ibnor Azli Ibrahim (Head of Postgraduate Programme, Faculty of Shariah, UNISSA, Brunei Darussalam); Profesor Dato’ Dr. Nik Salida Suhaila Nik Saleh (Deputy Vice Chancellor (Academic and International), USIM Malaysia); Prof. Dr. H. Abd. Rauf Muhammad Amin, Lc., M.A. (Dean of the Faculty of Sharia and Law, UIN Alauddin Makassar); Prof. Dr. Sudirman Hasan, M.A., (State Islamic University of Maulana Malik Ibrahim Malang). Muskernas dan International Conference ini dilaksanakan sejak hari Rabu hingga Jumat, 22-24 Juli 2026.

Tampak hadir pula dalam kegiatan ini beberapa Editor in Chief maupun para pengelola jurnal ilmiah yang telah terindeks Scopus dan telah bermitra dengan PDHKI, diantaranya: Prof. Dr. Mursyid Djawas, M.H. (Jurnal Samarah UIN Ar-Raniry Aceh); Prof. Dr. H. Eri Hariyanto, M.H. (Jurnal Al Ihkam UIN Madura); Dr. Muhammad Chairul Huda, M. H. (Jurnal Ijtihad UIN Salatiga); Dr. Muhammad Lutfi Hakim, M.HI (Journal of Islamic Law IAIN Pontianak); Dr. Laras Shesa, M.H (Jurnal Istinbath IAIN Curup); Muhammad Fuad Zain, M.HI (Jurnal Manahij UIN Purwokerto); Arifki Budia Warman, M.H. (Juris UIN Batusangkar), Sabaruddin Ahmad, M.H. (Jurnal El-Mashlahah IAIN Palangkaraya).