Kawal Budaya Mutu, Prodi HTN UIN Salatiga Sukses Laksanakan Audit Mutu Internal 2026

Salatiga, (19 Oktober 2026)— Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN Salatiga menggelar kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 pada Senin, 19 Oktober 2026. Kegiatan evaluasi mutu tahunan ini dilaksanakan secara luring di Aula Lantai 3 Gedung Dekanat Fakultas Syariah UIN Salatiga dengan dihadiri lengkap oleh pimpinan fakultas, tim auditor, observer Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), serta pengelola prodi.

Pelaksanaan AMI HTN 2026 dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Ilyya Muhsin, S.HI., M.Si., serta didampingi oleh jajaran pimpinan jajaran Dekanat, yakni Wakil Dekan 1 Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Farkhani, S.H., S.HI., M.H., Wakil Dekan 2 Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Prof. Dr. Siti Zumrotun, M.Ag., serta Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Dr. Phil. Sukron Ma’mun, S.HI., M.Si.

Proses audit mutu pada Prodi HTN dipimpin oleh Tim Auditor Internal yang terdiri dari Sya’ban Maghfur, M.Pd.I. (Auditor 1) dan Saifudin, M.E. (Auditor 2), serta dipantau secara langsung oleh Ibdaul Latifah, M.Pd. selaku Observer dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Salatiga. Sementara itu, pihak pengelola Prodi HTN yang bertindak selaku Auditee adalah Nur Mifchan Solichin, M.H. dan Dewi Rahmawati, M.H.

Pemeriksaan audit berfokus pada verifikasi data instrumen Kertas Kerja AMI 2026 serta pemenuhan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Beberapa area krusial yang dicermati meliputi:

  1. Kurikulum OBE & Asesmen CPL: Ketercapaian 11 rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan kesesuaian perangkat RPS berbasis Case Method dan Project-Based Learning.
  2. Efektivitas Kinerja Prodi: Evaluasi persentase kelulusan tepat waktu (PKMTK), rasio keberhasilan studi, serta capaian prestasi akademik dan non-akademik mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional.
  3. Integrasi Tridharma: Pengintegrasian luaran penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen ke dalam modul ajar dan BKD.
  4. Validasi Data PD Dikti: Akurasi dan sinkronisasi data operasional perkuliahan pada pangkalan data nasional.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syariah Prof. Dr. Ilyya Muhsin, S.HI., M.Si. menyampaikan bahwa AMI bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan instrumen strategis untuk merawat budaya mutu (quality culture) dan memastikan seluruh proses pendidikan berjalan transparan serta akuntabel.

“Melalui audit mutu internal ini, kita dapat memetakan fakta objektif pencapaian standar SPMI secara presisi sekaligus mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan berkelanjutan (continuous quality improvement) demi mempertahankan keunggulan Prodi HTN,” tegas Prof. Ilyya Muhsin.

Kegiatan AMI Prodi HTN diakhiri dengan penyampaian deskripsi hasil temuan audit, perumusan Rencana Tindak Lanjut (RTL) perbaikan, penandatanganan Berita Acara AMI 2026, dan sesi foto bersama seluruh jajaran pimpinan dan tim auditor.

HMPS HTN UIN Salatiga Gelar Seminar Metodologi Penyusunan Judicial Review

Salatiga, (14 September 2026)- Guna meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait mekanisme pengujian undang-undang, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Tata Negara UIN Salatiga menggelar seminar bertema “Metodologi Penyusunan Judicial Review yang Argumentatif dan Konstitusional” pada Senin, 14 September 2026 di Aula Fakultas Syari’ah. Kegiatan ini menghadirkan Kafin Muhamad, S.H. sebagai pemateri utama.

Ketua Pelaksana Acara, Fatah, menjelaskan mengenai Antusiasme peserta serta persiapan yang dilakukan panitia

“Peserta yang mengikuti acara ini sangat aktif, ada beberapa pertanyaan yang diajukan kepada pemateri. Dari sisi jumlah, peserta yang mendaftar sebanyak 90 orang dan hampir 60 persen atau 54 peserta di antaranya hadir dalam acara,”ujarnya.

Selanjutnya Fatah menjelaskan soal subtansi serta proses persiapan panitia dalam beberapa bulan terakhir dalam mempersiapkan Acara ini

“Judicial review ini menyangkut soal undang-undang, atau batu ujinya adalah undang-undang itu sendiri. Dalam mempersiapkan acara ini, kami membutuhkan waktu hampir dua bulan karena perlu mematangkan bobot materinya,” imbuhnya.

Salah satu peserta, Nanda, mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara, membagikan kesannya bahwa dirinya mendapat ilmu baru yang bersangkutan dengan undang-undang

“Dengan mengikuti seminar ini, saya dapat belajar alasan mengapa suatu undang-undang dapat diuji, serta bagaimana suatu peraturan dapat dianggap bertentangan dengan UUD 1945, dan dapat memahami praktik pengujian di Mahkamah Konstitusi,” tuturnya.

Terakhir, ketua panitia memiliki harapan dengan diadakannya acara ini, ada mahasiswa yang tertarik mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi.

Kontributor: Bintang Arwinda Putra (Tim Jurnalistik MCFS)

Perkuat Tata Kelola Akademik, Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah UIN Salatiga Gelar Benchmarking ke Fakultas Hukum Universitas Islam Malang

Malang, (26 Juni 2026) -Dalam rangka memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi dan meningkatkan tata kelola program studi, Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga melaksanakan kegiatan benchmarking ke Fakultas Hukum Universitas Islam Malang pada Jumat, 26 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda pengembangan kelembagaan yang diarahkan untuk menggali pengalaman, strategi, serta inovasi pengelolaan program studi hukum dari perguruan tinggi mitra. Melalui kegiatan tersebut, Prodi HTN UIN Salatiga berupaya memperluas wawasan dalam penguatan sistem akademik, manajemen program studi, dan implementasi standar mutu pendidikan tinggi

Delegasi Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah UIN Salatiga dipimpin oleh Ibu Cholida Hanum, M.H. selaku Ketua Program Studi HTN. Rombongan tersebut diterima secara langsung oleh pimpinan Fakultas Hukum Universitas Islam Malang, yaitu Dr. M. Fahrudin Andriyansyah, A.Md., S.H., M.H selaku Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum, Personalia, dan Keuangan dan Dr. Hisbul Luthfi Ashsyarofi, S.H., M.H selaku Kaprodi Hukum bersama jajaran pengelola fakultas serta unsur akademik terkait.

Kegiatan diawali dengan penyampaian sambutan dari kedua institusi yang menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam membangun ekosistem pendidikan hukum yang berkualitas. Selain sebagai forum silaturahmi akademik, benchmarking ini juga menjadi ruang strategis untuk berbagi pengalaman dalam menghadapi dinamika dan tantangan pengelolaan pendidikan tinggi.

Ketua Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah UIN Salatiga, Ibu Cholida Hanum, M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan peningkatan mutu program studi secara berkelanjutan.

“Pertukaran pengalaman melalui kegiatan ini memberikan perspektif baru bagi kami dalam mengembangkan pengelolaan program studi. Berbagai pendekatan yang diterapkan Fakultas Hukum Universitas Islam Malang dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat layanan akademik, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kualitas lulusan,” jelas Ibu Cholida Hanum, M.H.

Dalam sesi diskusi, Fakultas Hukum Universitas Islam Malang berbagi berbagai praktik pengelolaan akademik, mulai dari strategi pengembangan kurikulum berbasis OBE, penguatan budaya penelitian, peningkatan kompetensi dosen, akreditasi ineternasional, hingga pengelolaan kerja sama dengan berbagai lembaga.

Selain itu, forum dialog juga membahas sejumlah aspek penting dalam pengembangan program studi, seperti mekanisme evaluasi mutu internal, inovasi pembelajaran hukum, penguatan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan akademik, serta upaya menciptakan lulusan hukum yang memiliki kompetensi profesional dan integritas.

Suasana diskusi berlangsung dinamis dengan adanya pertukaran pandangan dan pengalaman antara kedua institusi. Melalui dialog tersebut, diharapkan terbangun pemahaman bersama mengenai strategi pengelolaan program studi hukum yang adaptif terhadap perkembangan regulasi, kebutuhan dunia kerja, dan transformasi pendidikan tinggi.

Kegiatan benchmarking ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam aspek peningkatan tata kelola, tetapi juga menjadi fondasi bagi penguatan kerja sama kelembagaan antara Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah UIN Salatiga dan Fakultas Hukum Universitas Islam Malang.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama serta penyerahan cendera mata sebagai simbol komitmen kedua institusi dalam membangun jejaring akademik dan pengembangan keilmuan hukum yang berkelanjutan.

Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah UIN Salatiga Lakukan Benchmarking Pengelolaan Program Studi ke FSH UIN Sunan Ampel

Surabaya, (24 Juni 2026)- Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga melaksanakan kegiatan benchmarking pengelolaan program studi ke Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya pada Rabu, 24 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola program studi, meningkatkan mutu akademik, serta mengembangkan strategi pengelolaan pendidikan tinggi berbasis standar mutu dan kebutuhan perkembangan keilmuan hukum tata negara.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah UIN Salatiga dipimpin olehKetua Program Studi HTN Ibu Cholida Hanum, M.H. Kunjungan ini disambut oleh Ketua Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya H. Ikhsan Fatah Yasin, S.H.I., M.H. beserta tim pengelola Program Studi Hukum Tata Negara UIN Sunan Ampel.

Ketua Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah UIN Salatiga menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya peningkatan kualitas pengelolaan program studi. Melalui kegiatan ini, Prodi HTN UIN Salatiga memperoleh berbagai pengalaman dan praktik baik (best practices) dalam pengembangan kurikulum, penguatan sistem pembelajaran, peningkatan layanan akademik, hingga strategi pencapaian standar mutu program studi.

“Benchmarking ini menjadi ruang untuk saling bertukar pengalaman dan gagasan dalam pengelolaan program studi. Kami berharap hasil dari kegiatan ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan Prodi Hukum Tata Negara UIN Salatiga agar semakin adaptif, unggul, dan mampu menjawab tantangan perkembangan hukum nasional maupun global,” jelas Kaprodi HTN.

Sementara itu, perwakilan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel menyambut baik kegiatan tersebut. Dalam kesempatan ini, pihak UIN Sunan Ampel memaparkan berbagai inovasi dan strategi pengelolaan program studi, termasuk pengembangan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta pengelolaan kerja sama kelembagaan.

Kegiatan benchmarking berlangsung dalam suasana akademik yang terbuka dan konstruktif. Diskusi antara kedua institusi mencakup berbagai aspek pengelolaan program studi, mulai dari perencanaan akademik, evaluasi mutu internal, pengembangan sumber daya manusia, hingga persiapan akreditasi program studi.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah UIN Salatiga berharap dapat memperkuat jejaring kelembagaan dengan UIN Sunan Ampel Surabaya serta mengimplementasikan berbagai praktik baik yang diperoleh untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan komitmen bersama untuk terus memperkuat kerja sama akademik antarperguruan tinggi dalam pengembangan keilmuan Hukum Tata Negara.

HMPS HTN Sediakan Lapak Baca Buku Gratis dan Stand Makanan

Salatiga , (8 Juni 2026)– Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Tata Negara (HTN) menggelar lapak baca buku gratis di Lapangan Kampus 2. Kegiatan ini diadakan sebagai upaya nyata untuk mengembangkan kembali budaya literasi yang dinilai mulai meredup di lingkungan kampus. Rencananya, agenda ini akan berlangsung selama hari aktif kuliah, mulai 8 hingga 19 Juni 2026, pada pukul 08.00–16.00 WIB.
Ketua HMPS HTN, Akhsin Wahibul Irsyad, mengungkapkan bahwa tujuan utama dari lapak baca gratis ini adalah memicu ruang diskusi bagi mahasiswa Fakultas Syari’ah sebelum mereka terjun melakukan aksi nyata.
“Kami ingin menumbuhkan lagi bahwa episentrum dari mahasiswa hukum adalah literasi, diskusi, dan juga aksi. Akan tetapi yang sering terjadi adalah aksi tanpa dimbangi diskusi maupun budaya literasi,” jelas Akhsin.
Sayangnya, pada awal pelaksanaan kegiatan, partisipasi dari mahasiswa umum terpantau masih sangat minim. Akhsin pun menyayangkan realitas tersebut.
“Harusnya buku menjadi teman di lingkungan mahasiswa syari’ah ataupun hukum. Kenyataan yang harus kita terima hari ini adalah minimnya ketertarikan mahasiswa untuk membaca buku maupun diskusi dilingkungan kampus,” imbuhnya.
Di sisi lain, minimnya antusiasme ini diduga karena kurangnya publikasi dari pihak panitia. Wulandari, salah satu mahasiswa HTN semester 6, mengaku sama sekali tidak mendapatkan informasi terkait agenda tersebut.
“Saya tidak tahu kalau ternyata HMPS mengadakan kegiatan ini (lapak baca buku gratis),” terangnya.
Guna menarik minat sekaligus memberikan kenyamanan, HMPS HTN sebenarnya tidak hanya menyediakan buku. Mereka juga menghadirkan stand food and drink (makanan dan minuman) untuk menemani mahasiswa yang ingin membaca ataupun berdiskusi di lokasi.
Kontributor: Encep Bahru Jaman dan Muntiatul Badiah

HMPS HTN Gelar Pelatihan Penyusunan Peraturan Perundang-Undangan

Salatiga, (13 Mei 2026) — Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (HMPS HTN) UIN Salatiga Kabinet Anthera Dharma menggelar kegiatan Pelatihan Legislative Drafting dengan tema “Peraturan Desa” pada Rabu, 13 Mei 2026 di Aula Fakultas Syari’ah UIN Salatiga.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menghadirkan dua pemateri, yakni Urip Pamuji, S.H., M.H., Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Madya Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, serta Nazuma Ikhsanudin, S.H. Acara dipandu oleh moderator Linda Karmelia, M.H.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai teknik penyusunan peraturan perundang-undangan, khususnya dalam pembuatan Peraturan Desa. Selain mendapatkan materi teori, peserta juga diberikan pemahaman mengenai praktik legislative drafting yang baik dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya HMPS HTN dalam meningkatkan kualitas dan kemampuan akademik mahasiswa Fakultas Syari’ah, terutama dalam bidang hukum tata negara dan pembentukan peraturan perundang-undangan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu memahami proses penyusunan peraturan desa secara sistematis dan sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku,” ujarnya.

Peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir. Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya secara langsung kepada para pemateri terkait praktik penyusunan peraturan di lapangan.

Kotributor: Zidni Ilman Nafia (Tim Jurnalistik MCFS)

Deretan Wisudawan Berprestasi Fakultas Syariah UIN Salatiga Raih Capaian Akademik, Nasional Hingga Internasional

SALATIGA — Fakultas Syariah UIN Salatiga memberikan penghargaan kepada sejumlah wisudawan berprestasi dalam Pelepasan Wisuda Periode ke-11 yang digelar pada 29 April 2026. Penghargaan tersebut diberikan kepada lulusan terbaik akademik, lulusan tercepat, serta peraih prestasi non-akademik tingkat nasional dan internasional sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka selama menempuh studi.

Pada kategori akademik tingkat program studi, predikat wisudawan terbaik diraih oleh Siti Mafaul Umamah, S.H. dari Prodi Hukum Keluarga Islam dengan IPK 3,92. Kemudian, dari Prodi Hukum Ekonomi Syari’ah, wisudawan terbaik diraih oleh Hajar Wahyu Salsabila, S.H., dengan IPK 3,94, serta Zamhuri Maknawi, S.H., dari Prodi Hukum Tata Negara, dengan IPK 3,96. Bahkan, Zamhuri juga dinobatkan sebagai lulusan terbaik Fakultas Syari’ah pada periode ini.

Penghargaan juga diberikan kepada lulusan tercepat angkatan 2022 yang mampu menyelesaikan munaqosyah dalam waktu singkat, yakni Nafisah, S.H. dari Prodi HES pada 8 Desember 2025. kemudian Izka Maulidatur Rofiqoh, S.H. dan Milla Khumayla Quintana, S.H. yang keduanya dari Prodi HKI pada 26 Januari 2026 serta Zamhuri Maknawi, S.H. dari Prodi HTN yang melaksanakan monaqosyah pada 10 Februari 2026.

Di bidang non-akademik, Fakultas Syariah turut mengapresiasi capaian mahasiswa di level yang lebih luas. Zamhuri Maknawi, S.H. tercatat sebagai delegasi Program E-Mobility tingkat internasional dan peraih berbagai penghargaan karya tulis ilmiah. Ragil Galih Saputro, S.H. meraih Juara 2 Debat Konstitusi tingkat PTKIN dan Juara 2 Olimpiade Bahasa Indonesia tingkat nasional. Ujang Permadi, S.H. berprestasi di bidang seni suara dengan raihan juara regional dan medali perak tingkat universitas. Sementara itu, Nafa Naila Faiza, S.H. menjadi awardee E-Mobility Program di Universiti Malaysia Sabah pada 2024.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh jajaran pimpinan fakultas sebagai bentuk pengakuan atas capaian para wisudawan. Apresiasi ini menegaskan bahwa lulusan Fakultas Syariah UIN Salatiga tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Kontributor: Muntiatul Badiah (Tim Jurnalistik MCFS)

Patahkan Rumor Sulit Lulus, Fakultas Syariah UIN Salatiga Lepas 143 Wisudawan

SALATIGA – Fakultas Syariah UIN Salatiga menggelar acara Pelepasan Wisudawan dan Pembekalan Alumni Angkatan ke-11 pada Rabu, 29 April 2026. Agenda tersebut bertempat di lantai 3 gedung dekanat Fakultas Syari’ah UIN Salatiga. Momen ini menjadi catatan sejarah penting karena Fakultas Syariah berhasil meluluskan 143 wisudawan, jumlah tertinggi di antara seluruh fakultas yang ada di UIN Salatiga.

Dari seluruh wisudawan yang lulus, 44 mahasiswa dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), 52 mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan 47 mahasiswa Hukum Tata Negara (HTN). Prestasi ini mendapat apresiasi dari jajaran pimpinan fakultas.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama sekaligus panitia acara, Sukron Ma’mun, Ph.D dalam laporan panitia menyampaikan bahwa jumlah 143 lulusan ini merupakan angka tertinggi di lingkungan universitas pada periode ini.

“Ini menjadi catatan terbanyak di antara fakultas yang lain,” lapornya.

Hal tersebut senada dengan sambutan yang disampaikan Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Ilyya Muhsin, S.HI., M.Si., sekaligus menjadi bukti bahwa lulus dari Fakultas Syari’ah tidak sulit sekaligus memiliki kualitas yang mumpuni.

“Wisudawan dari Fakultas Syari’ah memiliki jumlah terbanyak di antara semua fakultas, mengalahkan fakultas lain yang secara jumlah mahasiswa mungkin lebih banyak. Ini sekaligus membuktikan bahwa kuliah dan lulus dari Fakultas Syariah itu mudah sekaligus berkualitas,” tuturnya.

Data ini juga membantah rumor yang menyebutkan bahwa kuliah di Fakultas Syari’ah itu rumit dan dosen sulit memberikan nilai. Berdasarkan data IPK tertinggi, prodi HKI meraih 3,92, HES 3,94, dan HTN mencapai 3,96.

“Angka ini nyaris sempurna 4,0, dan prestasinya merata. Ini membuktikan lulus di sini bisa dengan nilai tertinggi dan prestasi gemilang. Bahkan, sistem kita membuktikan mahasiswa bisa lulus cepat di semester 7,” imbuhnya.

Di hadapan para wisudawan, Dekan mengingatkan agar para lulusan tidak cepat berpuas diri dengan angka dan IPK.

“Kalau anda lulus tidak  ditanya berapa IPK-nya, tapi seberapa besar kontribusi anda untuk kebaikan di masyarakat, bangsa dan negara ini pesannya.

Menutup sambutannya, Prof. Ilyya menekankan bahwa kunci kesuksesan bukanlah sekadar IQ tinggi, melainkan motivasi diri untuk terus maju dan menjadi pembelajar yang gigih.

“Orang yang berhasil dan bisa sukses itu bukanlah orang yang memiliki IQ tinggi, tetapi orang yang  selalu memotivasi dirinya untuk terus maju di mana pun, kapan pun dan dalam keadaan apa pun,” pungkasnya.

Kontributor: Muntiatul Badiah (Tim Jurnalistik MCFS)

Perkuat Mutu Akademik, Prodi HTN Fakultas Syariah UIN Salatiga Jalani Asesmen Lapangan Menuju Predikat Unggul

Salatiga, (27 April 2026) – Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN Salatiga menjalani proses Asesmen Lapangan (AL) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan standar akreditasi dan mutu pendidikan. Asesmen Lapangan yang berlangsung di lantai 3 gedung dekanat Fakultas Syari’ah ini dilaksanakan pada hari Senin 27 April 2026 dan dihadiri oleh asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), yakni Prof. Dr. Ija Suntana, M.Ag., CLA., dan Prof. Dr. Hj. Sri Lumatus Saadah, S.Ag., M.Ag.

Acara pembukaan AL dihadiri langsung oleh jajaran birokrat tertinggi universitas, di antaranya Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag., beserta jajarannya. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Dekan Fakultas Syariah UIN Salatiga, Prof. Dr. Ilyya Muhsin, M.Si., beserta jajaran Wakil Dekan dan Ketua Program Studi sebagai bentuk kesiapan fakultas dalam menyongsong transformasi prodi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh tamu undangan serta perwakilan alumni dan mahasiswa HKI.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag., memberikan dukungan penuh serta menyampaikan harapannya agar Prodi HTN mampu memberikan hasil yang terbaik demi nama baik institusi.

“Harapannya melalui Asesmen Lapangan ini, Prodi Hukum Tata Negara dapat segera menyusul prodi-prodi lain di lingkungan UIN Salatiga yang sudah lebih dulu meraih predikat unggul,” ungkap Rektor UIN Salatiga

Proses asesmen berlangsung intensif dengan pembagian fokus verifikasi data. Prof. Dr. Ija Suntana, M.Ag., CLA., melakukan pengecekan terkait kelengkapan data administrasi, kurikulum, serta manajemen tata kelola yang melibatkan para dosen dan tenaga kependidikan (tendik) Fakultas Syariah.

Sementara itu, Prof. Dr. Hj. Sri Lumatus Saadah, S.Ag., M.Ag., memusatkan perhatian pada penggalian data melalui sesi wawancara bersama mahasiswa dan alumni Prodi HTN. Alumni yang hadir merupakan figur inspiratif yang kini menempati posisi strategis di berbagai instansi, mulai dari praktisi hukum hingga pejabat publik. Kehadiran mereka menjadi bukti konkret kualitas lulusan HTN UIN Salatiga yang mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional.

Pembukaan acara asesmen lapangan ini dipandu oleh Aini Rahmania SH, MH sebagai pembawa acara dan ditutup dengan icebreaking yang dipandu oleh Dewi Rahmawati MH yang mengenalkan jargon “Prodi Hukum Tata Negara, Salam Konstitusi” dan jargon “Fakultas Syari’ah, Keren Bermartabat”.

Kontributor: Muntiatul Badiah (Tim Jurnalistik MCF’s)

Fakultas Syari’ah Gelar Mujahadah serta Buka Bersama Jelang Asesmen Prodi

Salatiga (05/03/2026) – Keluarga besar Fakultas Syari’ah UIN Salatiga menggelar kegiatan mujahadah dan khataman al-Qur’an di Lantai 2 Gedung Dekanat Fakultas Syari’ah, pada Kamis, 5 Maret 2026. Agenda yang melibatkan jajaran dosen dan karyawan hingga fungsionaris Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) ini diakhiri dengan buka puasa bersama sebagai simbol kebersamaan.

Acara yang dipandu oleh Nur Mifchan Solichin, M.H., selaku pembawa acara berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.

Prof. Ilyya Muhsin, M.Si., Dekan Fakultas Syari’ah dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan spiritual bagi agenda-agenda besar fakultas yang tengah dan akan berjalan.

“Semoga dengan mujahadah ini kita diberikan Allah kemudahan dalam melaksanakan asesmen lapangan prodi HKI (Hukum Keluarga Islam) dan HTN (Hukum Tata Negara), serta diberikan asesor yang mudah, diberikan kemudahan seluruh prosesnya dan pada akhirnya nanti, Prodi HKI, HTN dan juga HES diberikan nilai unggul semuanya,” tegas Dekan dalam sambutannya.

Beliau juga menambahkan bahwa kekuatan doa sangat dibutuhkan untuk mendukung kerja keras administratif. “Kita berharap, berdoa kepada Allah semoga PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) kita, target kita tercapai, terpenuhi 525 mahasiswa baru,” imbuhnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan tahlil serta ayat-ayat al-Qur’an yang dipimpin oleh Erkham Maskuri LC., M.S.I. Kemudian acara dilanjutkan dengan asyroqolan atau pembacaan salawat.

Menjelang waktu maghrib, kegiatan ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Melalui perpaduan kerja keras dan dukungan spiritual ini, Fakultas Syari’ah optimis dapat meraih hasil terbaik dalam asesmen lapangan mendatang serta terus berkembang menjadi fakultas yang unggul dan integratif.

Kontributor: Muntiatul Badiah (Mahasiswa HES 2023)