Fakultas Syari’ah Bersama KPU Kota Salatiga Gelar Bedah Buku Rangkuman Pemilu dan Demokrasi, Bentuk Implementasi PKS
Salatiga, (22 Agustus 2026) – Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga menyelenggarakan kegiatan Bedah Buku Seri 2 dengan judul buku “Rangkuman Pemilu & Demokrasi” pada subbab “Kampanye dan Dana Kampanye” Selasa (22/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di gedung Dekanat Fakultas Syari’ah tersebut merupakan bentuk implementasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Syari’ah dengan KPU Kota Salatiga pada 20 Agustus 2026.
Dipandu oleh Dewi Rahmawati, M.H., sebagai moderator, acara ini menghadirkan Moh. Maskurudin Hafid, SH.I., MA, Direktur Akademi Pemilu dan Demokrasi (APD), sebagai narasumber sekaligus penulis buku Rangkuman Pemilu & Demokrasi. Sementara itu, Dewi Retnowati, SE., Ketua Divisi Penyelenggaraan Pemilu KPU Kota Salatiga, serta Dr. Farkhani, MH, Wakil Dekan I Fakultas Syariah UIN Salatiga, hadir sebagai panelis.

Pembahasan dalam kegiatan tersebut berfokus pada kampanye sebagai salah satu tahapan penting dalam pemilu, termasuk bagaimana peserta pemilu menyampaikan visi, misi, program, serta citra diri kepada masyarakat. Kampanye juga memiliki sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi oleh peserta pemilu.
Selain kampanye, dana kampanye menjadi salah satu materi utama yang dibahas. Dana kampanye berkaitan dengan sumber pembiayaan kegiatan kampanye, penerimaan dan pengeluaran dana, pencatatan, hingga pelaporan kepada pihak yang berwenang.
Pengelolaan dana kampanye menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemilu karena berkaitan dengan transparansi dan akuntabilitas. Melalui mekanisme pelaporan dan audit, penggunaan dana kampanye dapat diketahui serta diawasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan bedah buku tersebut juga menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa dan masyarakat untuk memahami pemilu tidak hanya dari sisi pelaksanaan pemungutan suara, tetapi juga dari aspek hukum dan tata kelola kampanye.

Kontributor: Zidni Ilman Nafia (Tim Jurnalistik MCFS)
