Perkuat Kerja Sama Akademik, Dekan Fakultas Syariah Kunjungi UIN Antasari Banjarmasin
Banjarmasin, (22 Oktober 2026)– Dekan Fakultas Syariah UIN Salatiga, Prof. Dr. Ilyya Muhsin, M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu, 21 Oktober 2026. Kunjungan kerja ini dimaksudkan untuk melakukan implementasi kerja sama kedua belah pihak pada bidang pengembangan, pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Ilyya hadir didampingi oleh Dr. Muhammad Chairul Huda, M.H selaku Editor in Chief Jurnal Ijtihad dan Endang Sriani, M.H selaku Managing Editor. Rombongan diterima dengan penuh keakraban dan kehangatan oleh Pimpinan Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin, yakni; Wakil Dekan 1 : Ahmad Muhajir, Ph.D; Wakil Dekan 2: Dr. Rabiatul Adawiyah, M.Ag; Wakil Dekan 3; Dr. Zainal Muttaqin, MHI beserta jajaran pimpinan Fakultas Syariah UIN Antasari lainnya.
Ahmad Muhajir, Ph.D selaku Wakil Dekan Bidang Akademik menjelaskan bahwa Fakultas Syariah UIN Antasari merasa bahagia sekaligus bangga mendapatkan kehormatan atas kehadiran rombongan dari Fakultas Syariah UIN Salatiga. Muhajir mengatakan, “Alhamdulillah, saat ini kita mendapatkan tamu yang spesial, karena Prof. Ilyya ini merupakan salah seorang guru besar termuda di lingkungan Kementerian Agama. Beliau ini mendapatkan jabatan akademik guru besar pada usia 43 tahun. Kita semua harus mencontoh produktivitas beliau dalam menulis serta meningkatkan kinerja kita agar dapat mengikuti jejak menjadi guru besar. Jabatan guru besar itu akan berdampak pada pengembangan kelembagaan Fakultas Syariah UIN Antasari. Selain itu, Prof. Ilyya merupakan Ketua Umum Perkumpulan Dosen Hukum Keluarga Islam (PDHKI) Indonesia.” jelasnya.

Ilyya menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk saling memanfaatkan potensi dan sumber daya yang dimiliki pada masing-masing pihak. Hal ini guna mendukung program-program pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta umat.
Ilyya mengatakan; “Fakultas Syariah UIN Antasari menjadi destinasi tujuan kerja sama karena memiliki prestasi yang luar biasa dalam mengembangkan jurnal ilmiah. Terbukti dengan Jurnal Syariah yang dikelola Fakultas Syariah UIN Antasari terindeks internasional Scopus dan telah memperoleh Quartile 1 (Q1) pada Scimago Journal Rank (SJR). Oleh karenya hari ini kami berkunjung ke Banjarmasin untuk bersama-sama belajar mengelola jurnal dengan lebih baik lagi. Kita berharap, Jurnal Syariah dan Ijtihad pada tahun dapat bertahan pada peringkat quartile 1.”
Lebih lanjut, Illya menjelaskan; “Kalimantan Selatan secara umum, khususnya masyarakat Banjar, merupakan laboratorium sosial yang kompleks. Sarat dengan kebudayaan, sosial masyarakat, adat, tradisi, dan kekayaan alamnya yang dapat menjadi inspirasi dalam melakukan penelitian-penelitian bidang hukum ataupun hukum Islam.” Tegas guru besar bidang sosiologi Islam ini.

