Perkuat Tata Kelola dan Wawasan Internasional, Prodi Hukum Ekonomi Syariah UIN Salatiga Benchmarking ke UNISMA Malang

Malang, (26 Juni 2026) – Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola program studi sekaligus mempersiapkan pengembangan kelas internasional, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah UIN Salatiga melaksanakan kegiatan benchmarking ke Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (UNISMA). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Prodi HES untuk terus belajar dari praktik-praktik terbaik (best practices) yang telah berhasil diterapkan oleh perguruan tinggi lain dalam pengelolaan program studi berstandar internasional.

Delegasi Fakultas Syariah UIN Salatiga dipimpin oleh Endang Sriani, M.H. selaku Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, didampingi Muhammad Taufiq Zam Zami, M.A. selaku Sekretaris Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Dr. Edi Kusnanto, M.Pd. selaku Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Syariah, serta Masykuri dan Ari Sulis sebagai tenaga kependidikan Fakultas Syariah.

Rombongan diterima secara langsung oleh Abdullah Syakur Novianto, S.E., M.M., selaku Ketua Jurusan Perbankan Syariah FEB UNISMA. Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif dengan semangat berbagi pengalaman mengenai strategi pengembangan program studi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Fokus Diskusi: Membangun Program Studi Berkelas Internasional

Salah satu topik utama dalam benchmarking ini adalah strategi pengembangan kelas internasional, yang menjadi salah satu agenda penting dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. Dalam kesempatan tersebut, pihak FEB UNISMA membagikan berbagai pengalaman mengenai proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kelas internasional yang telah berjalan.

Diskusi diawali dengan pembahasan mengenai akreditasi internasional, yang menurut pihak UNISMA tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen administratif, tetapi lebih menitikberatkan pada aktivitas internasional yang nyata dan berkelanjutan. Berbagai kegiatan seperti kolaborasi akademik lintas negara, pertukaran mahasiswa, konferensi internasional, serta kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri menjadi indikator penting dalam membangun rekam jejak internasional sebuah program studi.

Mobilitas Mahasiswa Menjadi Kunci Internasionalisasi

Dalam forum tersebut juga dijelaskan bahwa keberadaan mahasiswa asing merupakan salah satu unsur penting dalam proses internasionalisasi. Kehadiran mahasiswa internasional dapat diwujudkan melalui mahasiswa asing yang belajar secara reguler maupun melalui program inbound dan outbound student mobility, sehingga tercipta lingkungan akademik yang multikultural dan mampu memperluas wawasan global sivitas akademika.

Pengalaman UNISMA menunjukkan bahwa internasionalisasi bukan sekadar mengirim mahasiswa ke luar negeri, melainkan juga menghadirkan mahasiswa dari berbagai negara untuk belajar bersama dalam satu lingkungan akademik yang berkualitas.

International Development Division sebagai Penggerak

Salah satu praktik baik yang menarik perhatian delegasi UIN Salatiga adalah keberadaan International Development Division (IDD) yang dikelola melalui laboratorium. Unit ini memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan berbagai program internasional, mulai dari kerja sama luar negeri, pelayanan mahasiswa asing, hingga pengembangan kegiatan akademik bertaraf internasional.

Melalui unit tersebut, berbagai program internasional dapat berjalan secara lebih sistematis, terarah, dan berkelanjutan sehingga mendukung pencapaian visi internasionalisasi universitas.

Seleksi TOEFL dan Pengawasan Kelas Internasional

UNISMA juga menjelaskan bahwa mahasiswa yang mengikuti kelas internasional tidak ditentukan secara otomatis, melainkan melalui proses seleksi, salah satunya berdasarkan kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan nilai TOEFL. Langkah ini dilakukan agar proses pembelajaran yang menggunakan literatur maupun komunikasi internasional dapat berlangsung secara efektif.

Selain itu, penyelenggaraan kelas internasional berada dalam pengawasan universitas sehingga kualitas pelaksanaannya tetap terjaga. Pengawasan tersebut mencakup standar pembelajaran, kualitas dosen, penggunaan bahasa pengantar, hingga capaian pembelajaran mahasiswa.

Penguji Internasional dan Konferensi Global

Hal menarik lainnya yang dibahas adalah keterlibatan penguji eksternal dari perguruan tinggi luar negeri (international examinations) dalam proses evaluasi akademik mahasiswa. Kehadiran penguji internasional dinilai mampu meningkatkan objektivitas penilaian sekaligus memperluas perspektif akademik mahasiswa.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga didorong untuk aktif mengikuti konferensi internasional, baik sebagai peserta maupun pemakalah. Kebijakan ini bertujuan membangun budaya akademik yang kuat, meningkatkan kemampuan komunikasi ilmiah, serta memperluas jejaring internasional sejak masih berada di bangku perkuliahan.

Inspirasi bagi Pengembangan Prodi HES UIN Salatiga

Kegiatan benchmarking ini memberikan banyak inspirasi bagi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah UIN Salatiga, khususnya dalam menyusun langkah-langkah strategis menuju program studi yang semakin unggul dan berdaya saing global.

Berbagai praktik baik yang diperoleh selama diskusi akan menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi dalam pengembangan tata kelola program studi, peningkatan kualitas layanan akademik, penguatan jejaring internasional, hingga perencanaan pembentukan kelas internasional di lingkungan Fakultas Syariah UIN Salatiga.

Melalui kegiatan benchmarking ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara UIN Salatiga dan UNISMA Malang dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kelembagaan. Semangat saling berbagi pengalaman dan berkolaborasi menjadi modal penting dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan global.

“Benchmarking bukan sekadar kunjungan kelembagaan, tetapi merupakan ruang belajar bersama untuk menemukan inovasi, memperluas perspektif, dan menghadirkan praktik-praktik terbaik demi kemajuan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah UIN Salatiga di masa depan.”