Benchmarking Pengelolaan Operasional Prodi HKI UIN Salatiga Perkuat Tata Kelola Akademik di Universitas Islam Malang

Malang, (26 Juni 2026) – Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola akademik dan pengelolaan operasional program studi, Program Studi S1 Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah UIN Salatiga melaksanakan kegiatan benchmarking ke Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Malang pada Jumat dimulai 13.00 WIB (26/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Fakultas Agama Islam tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam pengembangan tata kelola Program Studi Hukum Keluarga Islam.

Rombongan Prodi S1 HKI Fakultas Syariah UIN Salatiga dipimpin oleh Ketua Program Studi, Ahmadi Hasanuddin Dardiri, M.H., didampingi oleh M. Yusuf Khummaini, M.H., selaku dosen HKI, Dr. Ali Geno Berutu, M.A.Hk., selaku dosen HKI, Aditya Kurniawan selaku operator layanan operasional, serta Wakimin Imam Mawardi selaku pengadministrasi perkantoran.

Kehadiran delegasi UIN Salatiga disambut hangat oleh jajaran pimpinan Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang. Acara diawali dengan sambutan dari Dekan FAI, Abdul Jalil, M.Pd.I., yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan akademik tersebut. Menurutnya, kegiatan benchmarking merupakan bagian penting dalam membangun budaya saling belajar antarperguruan tinggi guna meningkatkan mutu pendidikan tinggi Islam.

Dalam sambutannya, Abdul Jalil menegaskan bahwa tantangan pengelolaan program studi pada era transformasi pendidikan menuntut adanya inovasi, kolaborasi, serta penguatan sistem penjaminan mutu. Oleh karena itu, forum benchmarking menjadi sarana yang efektif untuk bertukar pengalaman, berbagi praktik baik (best practices), sekaligus memperluas jejaring kerja sama kelembagaan.

Turut memberikan sambutan, Wakil Dekan I FAI, Khoirul Asfiyak, M.H.I., yang memaparkan berbagai strategi pengelolaan akademik, pelayanan administrasi, serta pengembangan sistem operasional yang diterapkan di lingkungan Fakultas Agama Islam. Sementara itu, Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam FAI, Shofiatul Jannah, M.H.I., menjelaskan berbagai inovasi dalam pengelolaan Program Studi HKI, mulai dari layanan akademik berbasis digital, pengelolaan dokumen mutu, hingga strategi peningkatan kualitas pembelajaran dan persiapan akreditasi.

Dalam sesi diskusi, kedua institusi saling bertukar pengalaman mengenai pelaksanaan operasional program studi, sistem administrasi akademik, tata kelola sumber daya manusia, pengelolaan dokumen, pelayanan kepada mahasiswa, hingga implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan semangat kolaborasi untuk menghasilkan solusi atas berbagai tantangan dalam pengelolaan pendidikan tinggi.

Ketua Program Studi S1 HKI UIN Salatiga, Ahmadi Hasanuddin Dardiri, M.H., menyampaikan bahwa benchmarking ini merupakan bagian dari komitmen Prodi HKI UIN Salatiga untuk terus melakukan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Menurutnya, pengalaman dan inovasi yang diterapkan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang menjadi referensi berharga dalam menyempurnakan sistem pengelolaan operasional di lingkungan Prodi HKI UIN Salatiga.

“Kegiatan ini memberikan banyak wawasan mengenai tata kelola program studi yang efektif, terutama dalam pengembangan layanan akademik dan penguatan budaya mutu. Kami berharap hasil benchmarking ini dapat diimplementasikan sesuai kebutuhan dan karakteristik institusi kami,” ujarnya.

Melalui kegiatan benchmarking ini, kedua institusi berharap dapat memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan tata kelola Program Studi Hukum Keluarga Islam. Pertemuan tersebut juga menjadi bukti komitmen bersama untuk mewujudkan pendidikan tinggi Islam yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional.