Benchmarking Pengelolaan Operasional Prodi HKI UIN Salatiga di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya

Surabaya, (24 Juli 2026) – Program Studi S1 Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah UIN Salatiga melaksanakan kegiatan benchmarking pelaksanaan operasional pengelolaan program studi ke Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya pada Rabu (24/7/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola akademik serta meningkatkan kualitas layanan operasional Program Studi Hukum Keluarga Islam melalui pertukaran pengalaman dan praktik baik antarlembaga.

Delegasi dari Prodi S1 HKI Fakultas Syariah UIN Salatiga dipimpin oleh Ketua Program Studi, Ahmadi Hasanuddin Dardiri, M.H., didampingi oleh M. Yusuf Khummaini, M.H., selaku dosen HKI, Dr. Ali Geno Berutu, M.A.Hk., selaku dosen HKI, Aditya Kurniawan selaku operator layanan operasional, serta Wakimin Imam Mawardi selaku pengadministrasi perkantoran.

Rombongan diterima secara resmi oleh Wakil Dekan I Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya bersama Ketua Program Studi S1 Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. H. Holilur Rohman, M.H.I. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Utama Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya yang berada di Gedung KH. Syafi’i A. Karim (Gedung A), tepatnya di Ruang A.201.

Dalam suasana yang berlangsung hangat dan konstruktif, kedua institusi mendiskusikan berbagai aspek pengelolaan operasional Program Studi Hukum Keluarga Islam. Pembahasan meliputi tata kelola administrasi akademik, sistem layanan kepada mahasiswa, pengelolaan dokumen akademik, strategi peningkatan mutu, hingga mekanisme pendukung akreditasi program studi.

Ketua Program Studi S1 HKI UIN Salatiga, Ahmadi Hasanuddin Dardiri, M.H., menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas tata kelola program studi. Menurutnya, pengalaman dan inovasi yang diterapkan di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya menjadi referensi penting untuk pengembangan sistem operasional di lingkungan Prodi HKI UIN Salatiga.

Sementara itu, Dr. H. Holilur Rohman, M.H.I., menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap kegiatan benchmarking dapat memperkuat jejaring kerja sama antarperguruan tinggi keagamaan Islam negeri. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antarlembaga menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola program studi yang adaptif, berkualitas, dan berorientasi pada peningkatan layanan pendidikan tinggi.

Melalui kegiatan benchmarking ini, kedua belah pihak berharap terjalin kerja sama yang semakin erat dalam pengembangan Program Studi Hukum Keluarga Islam, baik dalam aspek akademik, pengelolaan operasional, maupun penguatan sistem penjaminan mutu. Hasil dari kunjungan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi dalam menghadirkan layanan pendidikan yang semakin profesional, efektif, dan berdaya saing.