Kolaborasi Antar Lembaga: Fakultas Syariah bersama MAN 1 Grobogan Selenggarakan Lokakarya Imsakiyah

Grobogan, (29 Januari 2026). Bertempat di aula gedung MAN 1 Grobogan, Fakultas Syariah (FaSya) UIN Salatiga bekerjasama dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Grobogan selenggarakan Lokakarya Imsakiyah Ramadhan 1447 H.

Dihadiri oleh sekira 100 perwakilan guru madrasah serta para ustadz pondok pesantren di lingkungan Kabupaten Gorbogan, dosen dan tenaga pendidikan FaSya, acara dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Siti Zumrotun, M.Ag selaku Wakil Dekan 2 Fakultas Syariah UIN Salatiga.

Bertindak sebagai narasumber pada lokakarya ini adalah Ustadz Ruswa Darsono, M.Ag dari Universitas Muhammadiyah Surakarta dan KH. Habibul Huda (Pengasuh Pondok Pesantren Fadlul Wahid Grobogan. Keduanya merupakan pakar dibidang ilmu falak. Turut hadir dalam kegiatan ini, H. Kasmuin, S.Ag., M.H. (Kepala MAN 1 Grobogan).

Dalam sambutannya, Prof. Zum menyampaikan; “Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian Fakultas Syariah sekaligus implementasi kerjasama bersama MAN 1 Grobogan untuk masyarakat. Tujuan dilaksanakannya lokakarya imsakiyah ini yakni; pertama, memberikan pengetahuan tentang penetapan awal Bulan Ramadhan dan Syawal 1447 H; kedua, mengembangkan keilmuan falakiyah; ketiga, merusmuskan jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H; keempat, meningkatkan hubungan kerjasama yang baik antara Fakultas Syariah dengan berbagai instansi; kelima, sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat.”

Lebih lanjut, Prof. Zum mengatakan bahwa outcome dari kegiatan ini berupa jadwal imsakiyah yang akan dicetak dan didistribusikan kepada masyarakat dan stakeholders.

Sementara itu, H. Kasmuin, S.Ag., M.Pd. selaku Kepala MAN 1 Grobogan dalam sambutannya mengatakan; “Kami mengucapkan terimakasih kepada Fakultas Syariah UIN Salatiga dan seluruh pihak yang terkait demi kesuksesan terselenggaranya lokakarya ini. Kegiatan ini sangat penting karena ditunggu oleh masyarakat terutama tentang ketentuan waktu imsak dan waktu maghrib, mengingat sebentar lagi kita menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H. Selain itu, bagaimana persepsi tentang pendekatan hisab dan ru’yah dalam ilmu falak dapat dipadukan.”