LKBH IAIN Salatiga Dan FaSya Terima Kunjungan Industri SMK Ma’arif Kyai Gading Demak

Salatiga-FaSya IAIN Salatiga menerima kunjungan industri oleh rombongan siswa-siswi sekaligus santri jurusan keperawatan sosial SMK Ma’arif Kyai Gading Demak. Rombongan diterima oleh segenap pimpinan FaSya meliputi Dekan, Wakil Dekan 1, 2 dan 3, Kaprodi dan Sekprodi HKI, Kaprodi dan Sekprodi HTN, Kabag TU, Kasubbag ADUM, Kasubbag Akademik serta dosen dan tenaga administrasi di Ruang Aula Fasya IAIN Salatiga pada Rabu, 24-03-2021. Kedatangan rombongan kunjungan yang masih dalam kondisi pandemi saat ini, tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan menjaga jarak.

Ketua rombongan sekaligus Kepala Sekolah, Puji Hermanto, S.Pd., menyampaikan tujuan dari kunjungan ke FaSya IAIN Salatiga untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan sebanyak-banyaknya tentang keilmuan hukum pada umumnya serta lebih mendalam mengenal tentang kiprah dan perjalanan Lembaga Konsultasi Hukum (LKBH) IAIN Salatiga.

Dekan FaSya Dr. Hj. Siti Zumrotun, M.Ag ikut memberikan pemaparan dalam sambutannya, ikut senang menerima kunjungan para siswa sekaligus santri di fakultas dan di LKBH dengan tujuan sekolah ingin mengarahkan siswa didiknya yang ingin melanjutkan menjadi ahli hukum.
LKBH adalah salah satu lembaga di FaSya yang termasuk dalam lembaga sosial. Sehingga siapapun yang bergabung dan memiliki semangat untuk berjuang di LKBH, maka merekalah yang menjadi pejuang-pejuang hukum dengan layanan sosial yang harus prima, Imbuhnya.

Ikut hadir dalam acara, Direktur LKBH yang juga menjabata sebagai Sekprodi HKI memberikan persentasi dan pemaparan kepada rombongan kunjungan. Penjelasan yang disampaikan dengan bantuan media Power point meliputi ” LKBH adalah organisasi bantuan hukum (OBH) yang dibentuk oleh IAIN Salatiga dan terdaftar dalam akta Kemenkumham AHU No.003898.AH.01.07.Tahun 2018 sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dalam hal ini adalah dharma pengabdian kepada masyarakat yaitu memberikan Penyuluhan Hukum (PH), Konsultasi Hukum (KH) dan Bantuan Hukum (BH) secara Litigasi Maupun Non Litigasi baik Hukum Pidana, Perdata dan hukum Islam kepada masyarakat terutama masyarakat yang kurang mampu / tidak mampu.

Team Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) ikut hadir dan memaparkan sosialisasi tentang profil fakultas dan 3 Program Studi di bawah naungan fakultas. Mengenalkan dan menyambut para siswa yang kelak ingin bergabung di FaSya IAIN Salatiga.

Fakultas Syariah Gandeng Kerjasama Dengan KUA Kabupaten Sragen, Gelar Lokakarya Imsakiyah Dalam Menyambut bulan Suci Ramadhan

Salatiga – Mendekati datangnya bulan suci Ramadhan 1442 H, Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga mengadakan kegiatan Imsakiyyah Ramadhan rutin yang diadakan setiap tahun bekerjasama dengan berbagai lembaga, salah satunya adalah Kementrian Agama Wilayah Sragen.

Acara ini merupakan acara perdana yang dilakukan di luar kota Salatiga, karena biasanya kegiatan ini dilakukan di wilayah Salatiga. Hal itu dilakukan oleh Fakultas Syari’ah supaya Imsakiyyah Ramadhan tidak hanya diketahui oleh masyarakat yang berada di Salatiga dan sekitarnya, tetapi juga merambah ke kota lain seperti halnya Sragen. Dalam kegiatan ini, Fakultas Syari’ah bekerjasama dengan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sragen.

Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 03 Maret 2021, dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari Kankankemenag beserta staff, Bimas Islam, Kasi PD Pontren, Ketua KUA berbagai kecamatan hingga merambah sampai kepada sekolah berbagai sekolah di Sragen. Kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Acara ini di buka oleh ibu Dr. Hj. Siti Zumrotun, M.Ag selaku Dekan Fakultas Syariah IAIN Salatiga. Beliau mengatakan bahwa kegiatan Imsakiyyah Ramadhan ini adalah kegiatan yang rutin dilakukan oleh Fakultas Syariah, tahun-tahun sebelumnya dilakukan di lingkungan Fakultas Syariah tetapi tahun ini Fakultas Syari’ah melakukan kerjasama dengan Kantor Kementrian Agama Sragen. Beliau sangat berterima kasih kepada Kementrian Agama Sragen dan juga kepada para peserta yang dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari tingkat Kementrian Agama sampai kepala sekolah di berbagai wilayah di Sragen.

Kedatangan dan sambutan ibu Dekan di sambut baik oleh Bapak Hanif Hanani, S.H, M.H selaku Ketua Kementrian Agama Sragen. Beliau menyampaikan terima kasih kepada ibu Dekan beserta jajarannya yang sudah berkenan dan berkerjasama dengan pihak Kementrian Agama Sragen untuk melaksanakan acara Imsakiyyah Ramadhan di Sragen. Acara ini diharapkan bisa menambah pengetahuan peserta dan masyarakat pada umumnya terkait penentuan waktu-waktu yang krusial ketika bulan Ramadhan. Imsakiyyah ini tidak hanya berguna ketika memasukin bulan Ramadhan saja, tetapi juga setiap saat, karena penentuan waktu sholat juga dihitung menggunakan ilmu Falak.

Pembicara dalam acara Imsakiyyah Ramadhan di Sragen adalah Bapak Drs. Mutoha Arkanuddin, M.Pd, beliau sangat berpengalaman dalam bidang Imsakiyyah dan astronomi. Mulai dari menjadi bagian dari Badan Hisab Rukyat di DIY dan Jakarta, menjadi Tim Pembina Olimpiade Sains Astronomi hingga menjadi bagian dari Crescents Observation Project (ICOP), Jordan. Dari organisasi tersebut menggambarkan bahwa beliau merupakan pakar dalam bidang astonomi dan Falakiyyah.

Arkanuddin memberikan berbagai materi yang berkaitan dengan Falakiyyah dan antronomi, mulai dari perhitungan waktu sholat, cara memasukkan data supaya peserta bisa mengetahui cara menghitung waktu-waktu sholat dan penentuan bulan Syawal. Selain tidak hanya mengajarkan secara teknis, tetapi juga memberikan pengarahan ketika menggunakan software untuk menentukan waktu sholat supaya akurat.

Sempat Menjabat Wakapolres Salatiga, Rugaya Beri Materi NAC Kepada Ormawa FaSya IAIN Salatiga Sebagai Bekal Menjadi Calon Pemimpin Berkarakter

FaSya-Sedikitnya 150 perwakilan organisasi mahasiswa (Ormawa) Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga antusias saat mengikuti materi Neuro Associative Conditioning (NAC).

Pintar saja tidak cukup, namun harus diimbangi dengan sikap yang baik agar menjadi mahasiswa berakhlakul karimah,” demikian ditegaskan AKBP (P) Rugaya Renwarin, saat menggembleng para mahasiswa, Selasa (2-03-2021).

Mantan Tenaga Pendidik (Gadik) Madya Pusdik Binmas Lemdiklat Polri itu, menyebut pemimpin sebuah organisasi kemahasiswaan tidak hanya cukup bermodalkan pintar saja, tapi harus berkarakter.
Lewat materi NAC, mantan Wakapolres Salatiga ini meyakinkan jika sangat efektif membentuk karakter seseorang tak terkecuali para pemimpin mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.   Neuro Associative Conditioning (NAC) adalah pendekatan revolusioner dalam pengembangan dan komunikasi umat manusia lewat penemuan-penemuan yang mencengangkan. Dengan mengubah cara berpikir, kita dapat men-transformasi-kan pola hidup kita.

Rugaya yang sempat mengenyam Pelatih Penyidik UPPA Bidang Pelayanan Penegakan di Bantuan Hukum itu menyatakan, dengan NAC, untuk mengembangkan diri, mahasiswa diharapkan lebih banyak menggunakan akal pikiran dan pengetahuan.

“Karena kodrat manusia itu di bekali otak untuk berpikir dengan tujuan selalu bisa bersosialisasi sesuai jamannya tanpa meninggalkan agama,” tandasnya.

Dalam acara itu, para pimpinan Ormawa melepas jaket lalu kemudian memberikan jaket yang baru. Nama jaket baru itu adalah NAC, yakni jaket perubahan.  Sementara, Dekan Fakultas Syariah IAIN Salatiga Dr Siti Zumrotun MAg mengapresiasi materi dan ilmu NAC yang disampaikan AKBP (P) Rugaya Renwarin.
Ia menilai melalui ilmu NAC dalam berorganisasi sangat bermanfaat bagi mahasiswa, terutama dalam berorganisasi.  “Dengan berorganisasi mahasiswa bisa membangun jaringan dengan berbagai pihak. Bahkan dengan berorganisasi mahasiswa bisa membangun bisnis dan kedepannya menjadi generasi yg luar biasa,” pungkasnya.

Sumber: (https://www.rmoljateng.com/read/2021/03/02/34929/Rugaya:-Pemimpin-Tak-Hanya-Pintar,-Tapi-Harus-Berkarakter)

Menjelang Datangnya Bulan Suci Ramadan, FaSya Gelar Lokakarya Imsakiyah degnan menggandeng PPTI Al-Falah Salatiga

Salatiga – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1442 H, Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga bekerja sama dengan Pondok Pesantren Tarbiyatuh Islam Al-Falah Salatiga mengadakan acara Lokakarya Imsakiyah pada hari Selasa, (02-03-2021) di PPTI Al-Falah, Sidomukti, Salatiga.

Dalam kegiatan lokakarya tahun ini, Fakultas Syari’ah turut mengundang salah satu pakar dalam bidang Ilmu Falak yaitu bapak Drs. Abdul Basith, M.Pd. Yang menjabat sebagai Kepala Sekolah MI Maarif Pulutan dan Ketua Falak NU Salatiga. Acara ini juga turut dihadiri oleh Dr. Hj. Siti Zumrotun, M.Ag (Dekan Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga), Dr. Ahmad Sultoni, M.Pd (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga), Luthfiana Zahriani, M.H. (Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam), dan juga Nyai Hj. Latifah Zoemri (Pengasuh PPTI Al-Falah) serta K.H. Maksum.

Dalam sambutannya, Zumrotun menyampaikan bahwa “kegiatan ini juga merupakan bentuk pengabdian IAIN Salatiga kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengetahui penentuan awal bulan Ramadhan dan Syawal 1442 H serta penentuan jadwal imsakiyah ini sangatlah penting mengingat hal ini menyangkut ibadah dalam rukun Islam”.

Senada dengan itu, K.H. Maksum yang mewakili Pengasuh PPIT Al Falah, juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangatlah penting dan peserta lokakarya diharapkan agar dapat mengikuti lokakarya ini dengan baik dan nantinya mampu memahami materi yang disampaikan oleh bapak Abdul Basith. Beliau juga berpesan kepada peserta untuk mempelajari Ilmu Falak, karena ilmu ini merupakan salah satu ilmu yang penting dalam ajaran Islam.

Abdul Basith selaku pemateri pada lokakarya ini, juga menjelaskan bahwa lokakarya ini bertujuan guna memberikan informasi seluasnya bagi masyarakat luas, terutama Salatiga, mengenai penentuan awal Ramadhan dan Syawal. Kegiatan ini juga dilaksanakan guna penyusunan jadwal imsakiyah untuk wilayah kota Salatiga dan sekitarnya.

Gandeng Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia, Fakultas Syariah Miliki 9 Mediator Bersertifikat

Semarang– Bertempat di ballroom hotel MG. Setos Semarang, pada tanggal 30 Januari 2021 sejumlah 6 orang dosen Fakultas Syariah IAIN Salatiga dilantik menjadi Mediator Bersertifikat oleh Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI). Acara ini merupakan rangkaian kerjasama antara Fakultas Syariah IAIN Salatiga dengan Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia setelah sebelumnya melaksanakan Pendidikan Dan Pelatihan mediator di bulan Desember 2020. Keenam nama dosen yang dilantik pada kesempatan tersebut ialah Dr. Ilya Muhsin, M.Si.,CM. (Wakil Dekan 1) ; Moh. Husein, M.A, M.Ag.,CM (Wakil Dekan 2); Farkhani, S.H., S.H.I., M.H.,CM (Kaprodi HTN); Taufik Zamzami, M.A.,CM (Sekprodi HES); Endang Sriyani, M.H.,CM (Dosen HES) Dan Cholida Hanum, M.H.,CM (Dosen HTN). Nama-nama tersebut menambah daftar mediator bersertifikat yg dimiliki oleh Fakultas Syariah yang semula berjumlah 3 orang dosen yakni Dr. Siti Zumrotun, M.Ag.,CM; Yusuf Khumaeni, M.H.,CM Dan Nurun Jamaludin M.H.I.,CM.

Pelantikan dilakukan oleh Dr. Sutrisno, S.Ag.,SH.,MH.,CM selaku Ketua APSI didampingi oleh Wakil Ketua DPP APSI Ichwan, S.Ag., S.H. CM,Direktur Bidang Mediasi APSI Dra. Maisun, SH.,MH.,CM Dan Direktur Bidang Pendidikan Advokat Moh. Arifin, SAg., M.Hum., CM.

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah Dr. Siti Zumrotun, M.Ag, CM dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kerjasama Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) dengan Fakultas Syariah IAIN salatiga.”Semoga dengan lahirnya mediator-mediator baru khususnya di Fakultas Syariah, kedepan dapat semakin memperkuat Fakultas syari’ah dalam pengembangan ilmu hukum sekaligus pengabdian pada masyarakat pencari keadilan serta beliau jg berpesan “Jadilah mediator-mediator yg memiliki prinsip humanis adil dan religius”,tuturnya.

Alumni IAIN Salatiga Resmi Jabat Ketua DPC APSI Kota Salatiga

SALATIGA – Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (DPC APSI) Kota Salatiga, kini resmi dinahkodai Faris Ahmad Jundhi, S.Sy., M.H,. menggantikan Nurrun Jamaludin SHI MHI CM SHEL, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPW APSI Jawa Tengah. Mereka berdua saat ini juga mengabdi sebagai dosen di Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga.

Adapun Jajaran DPC APSI Kota Salatiga periode 2021-2026 resmi dilantik, oleh Ketua DPW APSI Jateng, Achmad Nur Kodin SHI MH, yang dilangsungkan di MG Setos Hotel, Sabtu (30/1/2021) pekan lalu.

Ketua DPC APSI Kota Salatiga Faris Ahmad Jundhi, S.Sy., M.H., saat dikonfirmasi harian7.com, Senin (1/2/2021) mengatakan, dalam kepeminpinanya lima tahun kedepan ia akan terus berinovasi, dan melanjutkan progam sebelumnya.

“Untuk progam kita melanjutkan program – progam yang sudah berjalan, dan tentunya juga terus  berinovasi,”katanya.

Ketika ditanya terkait apa saja progamnya, alumni Fakultas Syariah IAIN Salatiga menjelaskan, untuk progam saat ini, yakni Pendidikan Advokad APSI yang sudah berjalan di kepemimpinan ketua sebelumnya.

“Harapan kami kedepan, semoga APSI khususnya DPC Kota Salatiga menjadi organisasi advokat  yang solid, dipercaya,  bermartabat dan bermanfaat bagi masyarakat,”tandas Jundhi.

“Untuk pendidikan advokad dalam waktu dekat, bulan ini. Sedangkan untuk program lain menunggu koordinasi dengan DPW APSI Jateng,”pungkasnya.

Sementara itu, Nurrun  Jamaludin, SHI.,MHI.,CM.,SHEL sebagai Ketua DPC APSI KOTA SALATIGA Demisioner menyampaikan, selamat dan sukses kepada Ketua Baru yang telah dilantik.

“Saya berharap APSI Salatiga lebih maju dengan meneruskan program-program yang sudah berjalan sebelumnya, seperti Pendidikan Profesi advokat dan ujian yang sudah bekerjasama dengan Fakultas Syariah IAIN Salatiga,”ungkapnya.

Disampaikan pria yang akrab disapa Jamal,  selain progam tersebut diatas juga  ada kegiatan lain seperti diskusi hukum dan pelatihan paralegal.

Sumber: (https://www.harian7.com/2021/02/alumni-iain-salatiga-resmi-jabat-ketua.html)

Dekan Fakultas Syariah Didapuk Sebagai Ketua Dewan Kehormatan DPW APSI Jateng Periode 2021-2026

Semarang-Dekan Fakultas Syariah Dr. H. Siti Zumrotun, M.Ag di tetapkan Oleh Tim Formatur dan resmi dilantik menjadi Ketua Dewan Kehormatan Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Jateng.

Penetapan tersebut dilakukan usai dilaksanakan Musyawarah Wilayah dan Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia Jawa Tengah, di MG Setos Hotel, Sabtu (30/1/2021) bulan lalu.

Usai ditetapkan, Dr. H. Siti Zumrotun, M.Ag menyampaikan bahwa Organisasi Advokat Syariah Indonesia mempunyai harapan besar di era bisnis syariah yang semakin melesat ini.

Sosok perempuan yang dikenal baik dan ramah ini berpesan kepada seluruh jajaran pengurus APSI Jateng serta segenap anggota, agar senantiasa tetap mengedepankan prinsip syariah, baik berperkara maupun dalam ber etika.

“Advokat Syariah tentu menjadi harapan baru ditengah tengah penegakan hukum yang seperti sekarang ini. Sehingga kami harapkan Advokat APSI bisa tetap humanis dan bermartabat,”pesanya.

Zumrotun mengaku sangat bangga kepada APSI Jateng khususnya dan seluruh anggota APSI pada umumnya.

Ditambahkanya, APSI sebagai profesi yang memiliki nilai plus karena memadukan dua disiplin keilmuan, yakni Ilmu syari’ah dan ilmu hukum, dinilainya sangat sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim. Dengan demikian advokat Syari’ah dalam menyelesaikan perkara harus mengedepankan nilai nilai humanis religius dan berkeadilan.

“Jika nilai – nilai humanis dan herkeadilan yang dikedepankan, InsyaAllah barakah dunia akhirat,”pungkasnya saat dihubungi harian7.com, Jumat (5/2/2021).

Senada disampaikan M.Yusuf Khummaini,SHI.,MH.,CM.,seorang Dosen sekaligus Direktur LKBHI IAIN Salatiga yang juga mendapatkan amanah menjadi Dewan Penasehat pada APSI Jateng.

Dengan amanah yang dipercayakan padanya saat ini, ia  berharap kedepan APSI menjadi Organisasi Advokat yang profesional dan bermartabat sebagaimana pesan-pesan Pendiri APSI terdahulu.

“Semula saya juga pernah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Profesi Advokat pada tahun 2003, yang pada saat itu Organisasi Advokat yang menjadi pilihan saya untuk melatih sekil saya,”tuturnya.

Sementara, Dosen Fakultas Syariah Nurrun Jamaludin SHI.,MHI.,CM.,SHEL., yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPW APSI Jawa Tengah yang sebelumnya menjabat Ketua DPC APSI Kota Salatiga mengungkapkan agar selalu berpegang teguh dan mengutamakan profesional dan bermartabat dalam menjalankan profesi maupun amanah yang diemban.

Sumber: (https://www.harian7.com/2021/02/jabat-dewan-kehormatan-dpw-apsi-jateng.html)

Dosen Fakultas Syari’ah dilantik menjadi DPW-APSI Jawa Tengah Periode 2021-2026

Jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Jawa Tengah periode 2021-2026 resmi dilantik, di MG Setos Hotel, Sabtu (30/1).

Ketua DPW APSI Jateng terlantik Achmad Nur Qodin mengatakan dalam sambutannya kepada segenap pengurus luar biasa yang mempunyai semangat dan dedikasi tinggi untuk membesarkan organisasi.

“Jadi tanggung jawab advokat itu sangat besar. Kita juga dituntut memberikan hasil yang berkualitas,”ujarnya.

Menurutnya, advokat yang andal harus memegang beberapa prinsip. Di antaranya prinsip tanggung jawab untuk mendampingi kliennnya serta memikirkan hasilnya.

“Jadi tanggung jawab advocat itu sangat besar. Kita juga dituntut memberikan hasil yang berkualitas. Selain itu juga bertanggung jawab juga terhadap dampak perkara yang ditangani. Karena saat ini banyak oknum-oknum yang menjadikan peradilan semu,” ungkapnya.

Termasuk yang ikut dilantik dalam struktur dewan pengurus adalah beberapa dosen Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga meliputi, Nurun jamaluddin, Faris Ahmad Jundi.

Sumber: (https://www.harian7.com/2021/01/dpw-apsi-jateng-resmi-dilantik.html)

Ngangsu Kaweruh Untuk Kemajuan Satuan dan Pelayanan Prima, FaSya IAIN Salatiga Gandeng Team Satpam Studi Banding ke IAIN Tulungagung

Tulungagung- Ujung tahun 2020 pada Rabu, 30 Desember 2020 Fasya IAIN Salatiga melakukan kunjungan study banding ke Fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum (FaSih) IAIN Tulungagung sekaligus menjadi kunjungan terakhir pada tahun 2020.
Lengkap dengan jajaran pimpinan FaSih IAIN Tulungagung menyambut dengan baik kedatangan rombongan study banding FaSya IAIN Salatiga. Pada kunjungan ahir tahun ini, FaSya mengajak rombongan Keamanan sebagai garda depan dalam pelayanan untuk bisa saling bertukar dan menambah ilmu serta pengalaman untuk pelayanan yang lebih baik.
Diterima di gedung syariah tepatnya ruang pertemuan lantai 3, HM. Saefudin Zuhri, M.Ag (wakil rektor 2), Dr. H. Ahmad Muhtadi Anshor, M.Ag (Dekan), Dr. Kutbuddin Aibak, S.Ag., M.HI (wakil Dekan 1) dan Dr. H. M. Darin Arif Mu’alifin, S.H., M.Hum (wakil Dekan 3) beserta jajaran staff dan anggota keamanan. Dalam sambutan acara, Muhtadi mengungkapkan “kondisi pandemi telah merubah tatanan hidup kita baik di dalam kampus maupun di lingkungan luar kampus. Bertepatan tanggal 30 desember merupakan hari ultah satpam yang ke-40, kunjungan rombongan salatiga yang membawa anggota keamanan tepat untuk kita ucapkan selamat dan mendoakan bersama agar mereka dalam keadaan yang sehat terus bertugas dengan maksimal. Dan mewakili seluruh jajaran untuk mengucapkan selamat datang rombongan IAIN Salatiga”.
Membalas sambutan baik kunjungan, Siti Zumrotun selaku Dekan FaSya IAIN Salatiga berterimakasih atas sambutan yang sangat baik dari FaSih IAIN Tulungagung. Dan menyampaikan bahwa tujuan berkunjung dan bersilaturahmi kami, tertarik akan IAIN Tulungagung yang sudah menerima prioritas untuk menjadi UIN Sayid Ali Rahmatullah (disingkat: SATU), dengan harapan dan doa semoga salatiga segera bisa menyusul apa yang sudah menjadi cita-cita bersama umumnya pada Institut Agama Islam indonesia. Tujuan selanjutnya mengantar anggota keamanan agar dapat berbagi pengalaman dan model pelayanan untuk berkembang kearah lebih baik. Berdialog untuk kebaikan apa saja yang bisa diimplementasikan ke salatiga. Karena kami sadar bagaimana kemajuan perguruan tinggi islam serta instansi pemerintah maupun non pemerintah pada umumnya tidak bisa berjalan dengan maksimal tanpa peran penting dari anggota OB dan satpam, pungkasnya.
Dilanjutkan Kabag Tata Usaha FaSya IAIN Salatiga Heru Heriyanto, S.E. menambahkan bahwa mental rohani maupun batin anggota keamanan sebagai garda depan harus tetap terjaga terus kuat terutama dalam masa-masa yang prihatin pada pandemi ini.
Danang Setiayawan selaku anggota keamanan IAIN salatiga menanyakan dalam sesi pertanyaan bahwa bagaimana teknik layanan dan pengawasan dalam masa libur perkuliahan?. Dan langsung dijawab oleh Warek 2 bahwa layanan dalam kondisi tersebut tetap dalam prosedur yang sudah ditentukan dan disepakati bersama oleh lingkungan IAIN Tulungagung.
Widodo selaku Koordinator lapangan team keamanan FaSya IAIN Salatiga ikut menanyakan perihal bagaimana peraturan yang sudah berjalan tentang punishmen bagi seluruh sivitas IAIN Tulungagung yang tidak bisa menunjukkan STNK kendaraan yang mereka bawa untuk sementara kendaraan ditahan sampai bisa menunjukkan surat tersebut.
Dijawab langsung oleh Warek 2 bahwa peraturan tersebut disepakati bersama dan dikeluarkan langsung oleh Rektor IAIN Tulungagung.

Lulusan Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga Menjadi Sarja Hukum Plus Yang Siap Menjadi Praktisi Hukum Handal

FaSyaIAINSalatiga-Kompetensi lulusan Sarjana (S1) Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga setiap tahun menjadi perhatian khusus yang wajib untuk terus ditingkatkan. Sehingga lulusan FaSya menjadi Sarjana Hukum Plus karena mendapat materi perkuliahan dari bidang hukum umum dan hukum syari’ah. Dalam acara pelepasan wisudawan/ti ke-XII FaSya IAIN Salatiga, kembali lagi dalam sambutan acara Dr. Siti Zumrotun, M.Ag. selaku Dekan memberikan pesan dan kesan kepada para lulusan agar terus mengingat jasa para dosen yang telah memberikan terbaik untuk mereka, maka ambil-lah sebanyak-banyaknya kebaikan tersebut. Dan tetap harus terus semangat meraih cita-cita seperti meraih bintang setinggi-tinggi nya. Gemblengan kuat di FaSya bertujuan untuk membentuk lulusan menjadi praktisi hukum yang handal dan profesional, jelasnya.

Lulusan terbaik Fakultas diterima oleh Nisa Hafidho dengan raihan Indeks Kumulatif 3.83 yang ditempuhnya selama 4 tahun di Program Studi Hukum Keluarga Islam. Sosok yang semangat dan supel serta memiliki kcita-cita tinggi memberikan pesan dan kesan kepada teman seperjuangan mereka bahwa “lulusan terbaik hanya terbatas pada nilai, namun lebih penting bagaimana kita sebagai sarjana hukum bisa mengaplikasikannya pada masyarakat dan bangsa. dan tidak lupa mulai dari kita sendiri sebagai lulusan IAIN Salatiga untuk mengenalkan dan mengharumkan nama IAIN Salatiga ke seluruh negeri, pesannya.

Prosesi wisuda yang biasanya ada pemindahan koncer dan bersalaman, pada kali ini dikarenakan masih dalam keadaan pandemi para lulusan berjaga jarak dan tetap menerima ijazah dan transkrip nilai yang diberikan oleh Dekan didampingi oleh Ketua Program Studi masing-masing.