Kolaborasi Antar Lembaga: Fakultas Syariah bersama MAN 1 Grobogan Selenggarakan Lokakarya Imsakiyah

Grobogan, (29 Januari 2026). Bertempat di aula gedung MAN 1 Grobogan, Fakultas Syariah (FaSya) UIN Salatiga bekerjasama dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Grobogan selenggarakan Lokakarya Imsakiyah Ramadhan 1447 H.

Dihadiri oleh sekira 100 perwakilan guru madrasah serta para ustadz pondok pesantren di lingkungan Kabupaten Gorbogan, dosen dan tenaga pendidikan FaSya, acara dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Siti Zumrotun, M.Ag selaku Wakil Dekan 2 Fakultas Syariah UIN Salatiga.

Bertindak sebagai narasumber pada lokakarya ini adalah Ustadz Ruswa Darsono, M.Ag dari Universitas Muhammadiyah Surakarta dan KH. Habibul Huda (Pengasuh Pondok Pesantren Fadlul Wahid Grobogan. Keduanya merupakan pakar dibidang ilmu falak. Turut hadir dalam kegiatan ini, H. Kasmuin, S.Ag., M.H. (Kepala MAN 1 Grobogan).

Dalam sambutannya, Prof. Zum menyampaikan; “Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian Fakultas Syariah sekaligus implementasi kerjasama bersama MAN 1 Grobogan untuk masyarakat. Tujuan dilaksanakannya lokakarya imsakiyah ini yakni; pertama, memberikan pengetahuan tentang penetapan awal Bulan Ramadhan dan Syawal 1447 H; kedua, mengembangkan keilmuan falakiyah; ketiga, merusmuskan jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H; keempat, meningkatkan hubungan kerjasama yang baik antara Fakultas Syariah dengan berbagai instansi; kelima, sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat.”

Lebih lanjut, Prof. Zum mengatakan bahwa outcome dari kegiatan ini berupa jadwal imsakiyah yang akan dicetak dan didistribusikan kepada masyarakat dan stakeholders.

Sementara itu, H. Kasmuin, S.Ag., M.Pd. selaku Kepala MAN 1 Grobogan dalam sambutannya mengatakan; “Kami mengucapkan terimakasih kepada Fakultas Syariah UIN Salatiga dan seluruh pihak yang terkait demi kesuksesan terselenggaranya lokakarya ini. Kegiatan ini sangat penting karena ditunggu oleh masyarakat terutama tentang ketentuan waktu imsak dan waktu maghrib, mengingat sebentar lagi kita menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H. Selain itu, bagaimana persepsi tentang pendekatan hisab dan ru’yah dalam ilmu falak dapat dipadukan.” 

Fakultas Syariah UIN Salatiga Implementasikan MoU dengan ITB Ahmad Dahlan melalui Guest Lecture Zakat untuk Korban Kekerasan

Fakultas Syariah UIN Salatiga mengimplementasikan Nota Kesepahaman (MoU) dengan ITB Ahmad Dahlan Jakarta melalui kegiatan Guest Lecture bertema “Inisiatif Zakat untuk Mendukung Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Indonesia” yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom, Rabu (28/1).

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Syariah UIN Salatiga, Prof. Dr. Ilyya Muhsin, M.Si yang menegaskan bahwa guest lecture tersebut merupakan bentuk nyata kerja sama akademik antara Fakultas Syariah dan ITB Ahmad Dahlan Jakarta.

“Kegiatan ini merupakan implementasi dari MoU Fakultas Syariah dengan ITB Ahmad Dahlan Jakarta. Semoga kerja sama ini dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk lainnya. Terima kasih kepada ITB Ahmad Dahlan yang telah menginisiasi MoU ini, karena saya kira kerja sama seperti ini sangat penting,” ujarnya.

Dekan juga menyoroti pentingnya topik yang dibahas, khususnya terkait pengelolaan zakat untuk mendukung korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Menarik apa yang akan disampaikan Bu Yuli mengenai pengelolaan zakat untuk korban kekerasan perempuan. Gagasan ini sebenarnya sudah diterbitkan dalam Jurnal Ijtihad. Karena menariknya tulisan tersebut, kegiatan ini diikuti dan didengarkan oleh banyak peserta melalui Zoom,” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa implementasi kerja sama antara Fakultas Syariah UIN Salatiga dan ITB Ahmad Dahlan Jakarta tidak hanya berhenti pada kegiatan kuliah tamu, tetapi akan dikembangkan dalam bentuk kegiatan akademik lain.

“Bentuk implementasi ke depan meliputi penelitian, pendampingan, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya terkait pemberdayaan zakat bagi korban kekerasan terhadap perempuan,” jelasnya.

Materi utama dalam kegiatan ini disampaikan oleh Yulianti Muhtmainnah, S.H.I., M.Sos., Ketua Pusat Studi Islam, Perempuan, dan Pembangunan ITB Ahmad Dahlan Jakarta. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya optimalisasi zakat sebagai instrumen sosial untuk pemulihan, pemberdayaan, dan perlindungan korban kekerasan, baik secara ekonomi maupun psikososial.

Kegiatan dipandu oleh Nur Mifchan Solichin, M.H., dosen Fakultas Syariah UIN Salatiga, sebagai moderator. Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta.

Guest Lecture ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, serta pemerhati isu zakat, hukum, dan perlindungan perempuan dan anak.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Syariah UIN Salatiga menegaskan komitmennya untuk memperkuat jejaring akademik serta mendorong peran zakat sebagai instrumen keadilan sosial yang responsif terhadap isu-isu kemanusiaan di Indonesia.

Fakultas Syariah Gelar Lokakarya Imsakiyah Ramadan 1447 H Bersama MAN Temanggung

Temanggung, (27 Januari 2026)- Fakultas Syariah menggelar kegiatan Lokakarya Imsakiyah Ramadan 1447 H bekerja sama dengan MAN Temanggung. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman keislaman, khususnya terkait penentuan waktu ibadah dan kajian fikih imsakiyah menjelang bulan Ramadan.
Lokakarya tersebut diikuti oleh sekitar 100 peserta yang berasal dari perwakilan MA, SMA, dan SMK se-Kabupaten Temanggung, serta para penyuluh agama Kabupaten Temanggung. Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran yang penuh serta keterlibatan aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab.


Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Drs. Abdul Basith, M.Pd.I dan AR Sugeng Riadi, S.Pd., M.Ud. Kedua narasumber menyampaikan materi secara komprehensif terkait konsep imsakiyah, dasar-dasar fikih penentuan waktu salat dan puasa, serta tantangan penyeragaman jadwal imsakiyah di masyarakat.
Drs. Abdul Basith, M.Pd.I dalam pemaparannya menekankan pentingnya pemahaman ilmiah dan syar’i dalam penyusunan imsakiyah agar tidak menimbulkan perbedaan yang membingungkan umat. Sementara itu, AR Sugeng Riadi, S.Pd., M.Ud menyoroti peran pendidik dan penyuluh agama dalam menyampaikan informasi imsakiyah secara tepat dan moderat kepada masyarakat.
Melalui lokakarya ini, Fakultas Syariah berharap dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, lembaga pendidikan menengah, dan para penyuluh agama dalam meningkatkan literasi keislaman di Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah edukatif dan dialogis dalam menyikapi perbedaan praktik keagamaan secara bijak dan ilmiah.

Perkuat Kerjasama: Dosen FaSya Berikan Materi Pengelolaan Jurnal di Unisvet Semarang

Semarang, (26 Januari 2026)-. Bertempat di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Ivet (Unisvet) Semarang, Dosen Fakultas Syariah UIN Salatiga, yakni Dr. Muhammad Chairul Huda, S.HI., M.H., memberikan materi tentang standarisasi jurnal bereputasi internasional. Dalam kapasitasnya sebagai Editor in Chief Jurnal Ijtihad yang telah terkareditasi SINTA 1 dan terindeks Scopus serta telah memperoleh Quartile 1 (Q1), Chairul Huda dipercaya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Workshop Tata Kelola Jurnal yang diselenggarakan oleh Unisvet Semarang.

Hadir dalam kegiatan ini Rektor Unisvet Semarang (Dr. H. Luluk Elyana, S.PdI., M.Si), para Wakil Rektor, Dekan, Kepala Program Studi, serta para pengelola jurnal dan dosen di lingkungan Unisvet Semarang.

Dalam sambutannya, Dr. H. Luluk Elyana, S.Pd.I., M.Si, mengatakan; “Pelatihan ini sangat penting dalam rangka memajukan akreditasi dan indeksasi jurnal-jurnal di lingkungan Unisvet Semarang. Hari ini, salah satu indikator perguruan tinggi, dinilai dari capaian jurnalnya. Tata Kelola jurnal yang baik menjadi modal dalam pengelolaan jurnal. Oleh karenanya, Kami berkomitmen untuk terus meiningkatkan mutu akademik dan reputasi ilmiah Unisvet, baik di tingkat nasional maupun internasional, melalui penulisan karya ilmiah sekaligus pengelolaan jurnal. Harapan kongkrit dari pelatihan ini adalah terjadinya peningkatan akreditasi dan kualitas indeksasi jurnal-jurnal di Unisvet Semarang.”

Lebih lanjut, Dr. H. Luluk Elyana, S.Pd.I., M.Si., menjelaskan: “Workshop ini penting juga dalam rangka memperkuat kerjasama antara Unisvet Semarang dengan UIN Salatiga. Fokus kerjasama ini dalam rangka peningkatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.” Tegas Rektor Unisvet Semarang ini.

Sementara itu, dalam paparan materinya, Chairul Huda menjelaskan bahwa kesuksesan pengelolaan jurnal ilmiah didasarkan pada good editorial management yang memuat dua hal, yakni; Pertama, copy editing yang mencakup: grammar, formatting, technical accuracy, style and accuracy. Kedua, substantive editing yang mencakup: state of the art, method, finding, impact.” jelas instruktur moderasi beragama Kemenag RI ini.

Akselerasi Akreditasi Unggul, Fakultas Syariah UIN Salatiga Studi Banding ke UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Cirebon, (23 Desember 2025) – Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola program studi dan mengejar predikat akreditasi “Unggul”, rombongan Fakultas Syariah UIN Salatiga yang dipimpin oleh ketua rombongan Wadek 1 Fakultas Syariah UIN Dr.Farkhani S.H.S.Hi.M.H Salatiga melakukan kunjungan kerja atau benchmarking ke Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,. Kunjungan ini berfokus pada strategi pengembangan prodi muda dan implementasi pendidikan berbasis digital dan bagaimana system managerial yang diterapkan ,Kedatangan rombongan dari Salatiga disambut hangat oleh jajaran pimpinan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati, di antaranya Wakil Dekan (BidangAkademik & Pengembangan Lembaga): Ahmad Rofii, MA, LL.M., Ph.D.Wakil Dekan II, Dr. Izzuddin, MA.  Ketua Jurusan Hukum Keluarga Islam (HKI) M. Syaoqi Nahwandi, M.H , serta Ketua Jurusan Hukum Tata Negara (HTN), Dr. Mohammad Rana, M.H,Kaprogdi PJJ HKI Akhmad Shodikin S.Ag.M.H.I . Pertemuan yang berlangsung khidmat ini menjadi ajang pertukaran ide terkait tantangan pengelolaan perguruan tinggi di era transformasi siber.

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah strategi mewujudkan akreditasi Unggul bagi Program Studi Hukum Tata Negara (HTN). Sebagai prodi yang relatif muda dengan jumlah lulusan yang masih sedikit, HTN menghadapi tantangan besar dalam pemenuhan kriteria kuantitatif. Menanggapi hal tersebut, Dr. Mohammad Rana, M.Hi., menekankan bahwa kunci utama terletak pada manajemen data dan kolaborasi.

“Kunci dalam meraih akreditasi Unggul, meskipun prodi masih muda, adalah ketelitian dalam pelengkapan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS). Perbanyak dokumen pendukung yang relevan dan pastikan adanya kerja tim yang solid. Tanpa team work yang kuat, data yang melimpah tidak akan tersaji dengan optimal,” ujar Dr. Mohammad Rana.

Lebih lanjut, diskusi berkembang pada cara menarik minat mahasiswa dari luar daerah dan luar negeri guna memperkuat profil prodi. UIN Siber Cirebon menekankan pentingnya program internasionalisasi sebagai salah satu pilar penunjang akreditasi. Dengan memperkuat data terkait kerja sama internasional dan rekognisi dosen di tingkat global, prodi akan memiliki nilai tawar yang lebih tinggi di mata tim asesor.

Selain membahas akreditasi, perhatian peserta benchmarking tertuju pada keberhasilan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) HKI yang dikembangkan oleh UIN Siber Cirebon. Program ini merupakan program unggulan yang telah berjalan sejak tahun 2023. PJJ HKI dinilai sebagai solusi inovatif dalam memperluas akses pendidikan syariah secara inklusif dan fleksibel bagi masyarakat luas, yang juga berkontribusi pada diversifikasi asal mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Syariah UIN Salatiga diharapkan dapat mengadaptasi strategi penguatan dokumen akreditasi dan mulai merancang program internasionalisasi yang lebih masif. Sinergi antar-PTKIN ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan fakultas syariah di kancah nasional maupun internasional.

Informasi lebih lanjut mengenai program akademik kedua lembaga dapat diakses melalui laman resmi Fakultas Syariah UIN Salatiga dan portal berita UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Fakultas Syariah UIN Salatiga Laksanakan Benchmarking Penyusunan SOP di Fakultas Syari’ah UIN Sunan Ampel Surabaya

Surabaya, (23 Desember 2025) — Fakultas Syariah UIN Salatiga melaksanakan kegiatan benchmarking penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan akademik dan layanan umum ke Fakultas Syari’ah UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya pada Selasa, 23 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Dekan Fakultas Syari’ah UIN Sunan Ampel Surabaya.

Rombongan benchmarking diterima secara langsung oleh Dekan Fakultas Syariah UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. Hj. Suqiyah Musafa’ah, M.Ag., beserta segenap pimpinan fakultas. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola layanan fakultas melalui penyusunan SOP yang efektif, efisien, dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum dan Perencanaan Fakultas Syariah UIN Salatiga, Prof. Dr. Siti Zumrotun, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking ini merupakan bagian dari upaya strategis fakultas dalam menyempurnakan sistem layanan akademik dan umum. Ia menegaskan pentingnya belajar dari praktik terbaik yang telah diterapkan oleh Fakultas Syari’ah UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai fakultas yang memiliki tata kelola layanan yang baik dan teruji.

“Kami berharap melalui kegiatan benchmarking ini, Fakultas Syariah UIN Salatiga dapat memperoleh gambaran komprehensif terkait penyusunan dan implementasi SOP layanan yang efektif, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh civitas akademika,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. Hj. Suqiyah Musafa’ah, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada rombongan Fakultas Syariah UIN Salatiga. Ia menekankan bahwa kegiatan benchmarking merupakan wadah strategis untuk saling berbagi pengalaman dan penguatan kelembagaan antar fakultas di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.

“Penyusunan SOP layanan akademik dan umum merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola fakultas yang profesional, transparan, dan akuntabel. Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan tinggi,” tuturnya.

Prof. Siti Zumrotun mewakili Fakultas Syariah UIN Salatiga membawa Ketua Jurusan Dr. Ali Geno Berutu, M.A.Hk., Dosen M. Taufik Zamzami, M.A., Dosen Nurun Jamaluddin, M.H.I., serta Pranata Laboratorium Pendidikan Hijri Adi Ridwan, M.Pd.I. Dalam sesi diskusi, kedua fakultas membahas berbagai aspek penyusunan SOP, mulai dari pelayanan akademik mahasiswa, administrasi perkantoran, hingga sistem penjaminan mutu internal.

Melalui kegiatan benchmarking ini, Fakultas Syariah UIN Salatiga berharap dapat mengadaptasi dan mengimplementasikan praktik-praktik terbaik dalam penyusunan SOP layanan fakultas guna meningkatkan kualitas pelayanan akademik dan non-akademik secara berkelanjutan, sekaligus mempererat kerja sama kelembagaan antara kedua fakultas.

Implementasi MoU Antar Fakultas, Dosen Fakultas Syariah UIN Salatiga Laksanakan Praktik Mengajar di Fakultas Syari’ah UIN Kiai Ageng Muhammad Basari Ponorogo

Ponorogo, (22 Desember 2025) — Kerja sama kelembagaan antara Fakultas Syariah UIN Salatiga dan Fakultas Syari’ah UIN Kiai Ageng Muhammad Basari (UIN KAM Basari) Ponorogo terus diwujudkan secara nyata melalui implementasi Memorandum of Understanding (MoU) antar fakultas. Salah satu bentuk implementasi tersebut adalah pelaksanaan praktik mengajar dosen Fakultas Syariah UIN Salatiga di Fakultas Syari’ah UIN Kiai Ageng Muhammad Basari Ponorogo, yang dilaksanakan pada Senin, 22 Desember 2025.

Kegiatan ini diterima secara resmi di Ruang Dekan Fakultas Syari’ah UIN Kiai Ageng Muhammad Basari Ponorogo oleh Dekan Fakultas Syari’ah, Prof. Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I., beserta segenap pimpinan fakultas. Kehadiran para dosen tamu menjadi bagian penting dari penguatan kolaborasi akademik dan peningkatan mutu pembelajaran antar fakultas.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I. menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan komitmen Fakultas Syariah UIN Salatiga dalam mengimplementasikan MoU melalui kegiatan praktik mengajar. Menurutnya, pertukaran dosen dan kolaborasi pembelajaran merupakan langkah strategis untuk memperkaya perspektif keilmuan mahasiswa serta memperkuat jejaring akademik antar fakultas syariah.

Dosen Fakultas Syariah UIN Salatiga yang mendapatkan kesempatan melaksanakan praktik mengajar di Fakultas Syari’ah UIN Kiai Ageng Muhammad Basari Ponorogo adalah Prof. Dr. Siti Zumrotun, M.Ag., Dr. Ali Geno Berutu, M.A.Hk., M. Taufik Zamzami, M.A., serta Nurun Jamaluddin, M.H.I. Keempat dosen tersebut terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Selain praktik mengajar, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan diskusi akademik dan pertukaran pengalaman terkait pengelolaan pembelajaran, penguatan kurikulum, serta peningkatan kualitas layanan akademik. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan mutu pendidikan di kedua fakultas.

Melalui implementasi MoU ini, Fakultas Syariah UIN Salatiga dan Fakultas Syari’ah UIN Kiai Ageng Muhammad Basari Ponorogo menegaskan komitmen bersama untuk terus mengembangkan kerja sama yang berkelanjutan, tidak hanya pada aspek administrasi kelembagaan, tetapi juga pada penguatan tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang pendidikan dan pengajaran.

Fakultas Syariah UIN Salatiga Lakukan Benchmarking Penyusunan SOP di Fakultas Syari’ah UIN Kiai Ageng Muhammad Basari Ponorogo

Ponorogo, (22 Desember 2025) — Fakultas Syariah UIN Salatiga melaksanakan kegiatan benchmarking dalam rangka penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan akademik dan umum Fakultas, pada Senin, 22 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Dekan Fakultas Syari’ah UIN Kiai Ageng Muhammad Basari (UIN KAM Basari) Ponorogo.

Rombongan benchmarking Fakultas Syariah UIN Salatiga disambut langsung oleh Dekan Fakultas Syari’ah UIN Kiai Ageng Muhammad Basari Ponorogo, Prof. Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I., beserta segenap pimpinan fakultas. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kolaborasi antar perguruan tinggi keislaman.

Tim benchmarking Fakultas Syariah UIN Salatiga dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum dan Perencanaan, Prof. Dr. Siti Zumrotun, M.Ag. Turut serta dalam rombongan tersebut Ketua Jurusan Dr. Ali Geno Berutu, M.A.Hk., dosen M. Taufik Zamzami, M.A., dosen Nurun Jamaluddin, M.H.I., serta Pranata Laboratorium Pendidikan Hijri Adi Ridwan, M.Pd.I.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I. menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada rombongan Fakultas Syariah UIN Salatiga. Beliau menegaskan bahwa kegiatan benchmarking merupakan langkah strategis untuk saling belajar dan berbagi pengalaman dalam meningkatkan mutu tata kelola fakultas, khususnya dalam penyusunan dan implementasi SOP layanan akademik dan umum. Menurutnya, standar layanan yang jelas dan terukur menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan prima kepada sivitas akademika.

Kegiatan benchmarking ini bertujuan untuk menggali praktik baik (best practices) dalam penyusunan dan penerapan SOP layanan akademik dan umum yang telah dilaksanakan di Fakultas Syari’ah UIN Kiai Ageng Muhammad Basari Ponorogo. Melalui kegiatan ini, diharapkan Fakultas Syariah UIN Salatiga dapat memperoleh referensi dan masukan strategis guna meningkatkan kualitas tata kelola layanan fakultas yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan sivitas akademika.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga berdiskusi mengenai tantangan dan strategi pengelolaan layanan fakultas, sekaligus membuka peluang kerja sama lanjutan di bidang akademik maupun pengembangan kelembagaan. Kegiatan benchmarking diakhiri dengan sesi dokumentasi dan pertukaran cendera mata sebagai simbol penguatan silaturahmi antar fakultas.

Tampil di Podcast UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Farkhani, S.H.I., S.H., M.H., pererat Implementasi Kerjasama

Bandung, (22 Desember 2025) – Dalam rangka memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan tinggi Islam, Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga melaksanakan kunjungan benchmarking ke Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada tanggal 22 Desember 2025. Kunjungan ini merupakan langkah konkret untuk mengimplementasikan naskah kerjasama yang telah terjalin sebelumnya guna meningkatkan kualitas akademik dan tata kelola program studi.

Rombongan UIN Salatiga dipimpin langsung oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Farkhani, S.H.I., S.H., M.H. Turut hadir dalam rombongan tersebut Kaprodi Hukum Ekonomi Syariah (HES), Ibu Endang Sriani, M.H., Kaprodi Hukum Tata Negara (HTN), Ibu Cholida Hanum, M.H., serta jajaran dosen dan tenaga kependidikan (tendik) dari Fakultas Syariah UIN Salatiga.

Selain melakukan pertemuan formal dan peninjauan fasilitas, agenda kunjungan menjadi semakin menarik saat Dr. Farkhani didapuk menjadi narasumber dalam kanal Podcast resmi UIN Bandung. Dipandu oleh host Asro, S.Ag., M.H., perbincangan berlangsung hangat namun sarat akan substansi akademik.

Dalam sesi tersebut, Dr. Farkhani membagikan strategi Fakultas Syariah UIN Salatiga dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi saat ini. Salah satu poin utama yang dibahas adalah persiapan akreditasi dan teknik pemenuhan eviden borang akreditasi yang presisi. Menurutnya, dokumentasi yang sistematis dan berbasis data autentik adalah kunci utama dalam mempertahankan serta meningkatkan predikat unggul program studi.

Diskusi berkembang pada isu krusial mengenai penolakan alumni Syariah bergelar Sarjana Hukum (S.H.) di beberapa lembaga negara. Dr. Farkhani menekankan pentingnya advokasi berkelanjutan dan penyelarasan kurikulum agar kompetensi lulusan Syariah benar-benar setara dan diakui secara luas di dunia kerja formal.

“Alumni kita memiliki kualifikasi yang mumpuni. Kita harus memastikan bahwa secara regulasi dan kompetensi, tidak ada lagi sekat yang menghalangi mereka untuk berkiprah di lembaga negara,” tegasnya.

Dr. Farkhani juga menjelaskan pengalaman Magang dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang dilakukan di Pengadilan Agama yang telah menjalin kerjasama dengan Fakultas Syari’ah UIN Salatiga.

Fakultas Syariah UIN Salatiga Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Islam Makassar

Makassar, (11 Desember 2025)- Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Universitas Islam Makassar (UIM) pada Kamis, 11 Desember 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan studi banding (benchmarking) dalam rangka peningkatan tata kelola akademik, pengembangan prestasi mahasiswa, serta penjajakan potensi kerjasama internasional.

Tim dari Fakultas Syariah UIN Salatiga dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Siti Zumrotun, M.Ag, selaku Wakil Dekan bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan. Beliau didampingi oleh Sukron Ma’mun, Ph.D (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama), Dr. Moh. Khusen, MA (Dosen Senior), Tatik Nurhasanah, SE (Analis SDM), dan Evy Laili Muslimah, S.Pd.I (Staff Akademik).

Penyambutan Hangat di Ruang Rektorat UIM

Rombongan UIN Salatiga disambut hangat oleh jajaran pimpinan Universitas Islam Makassar (UIM) di ruang rektorat UIM. Rektor UIM,  Prof. Dr. KH. Muammar Bakry, Lc., M.Ag secara langsung menyambut rombongan dari Fakultas Syariah UIN Salatiga, didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Tridarma Perguruan Tinggi dan Kerjasama,  Prof. Dr. Ir. Ahmad Hanafi, ST., MT, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Keuangan, Kemahasiswaan, ICT dan Kampus Aswaja,  Badruddin Kaddas, S.Ag., M.Ag., Ph.D, Kepala Biro Ahmad Najib, S.Ag., M.Pd., Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Djaenab, S.Ag., M.H.I., dan sejumlah pejabat di lingkungan rektorat.

UIM Al-Ghazali sendiri memiliki kehormatan karena secara langsung dibina oleh H.M. Yusuf Kalla, mantan Wakil Presiden RI, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar.

Rektor UIM, Prof. Dr. KH Muammar Bakry, Lc. M.Ag, menyatakan rasa senangnya dikunjungi oleh tim dari Fakultas Syariah UIN Salatiga, menegaskan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi Islam.

Belajar Tata Kelola dan Kerjasama Internasional

Prof. Dr. Siti Zumrotun, M.Ag Wakil Dekan bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Fakultas Syariah UIN Salatiga, menjelaskan tujuan utama kunjungan ini. “Benchmarking ini sangat penting bagi kami untuk saling belajar, khususnya mengenai tata kelola akademik yang efektif dan strategi pengembangan prestasi mahasiswa yang telah sukses diterapkan di UIM,” ujarnya.

Sukron Ma’mun, Ph.D secara khusus menyoroti keberhasilan UIM dalam membangun kemitraan global. “Kami perlu banyak belajar dari UIM karena mereka telah memiliki kerja sama yang kuat dengan lembaga-lembaga asing, terutama dengan Taiwan dan Jepang,” ujarnya.

Rektor UIM Prof. Muammar Bakry memaparkan bahwa bentuk kerjasama dengan Taiwan dan Jepang tersebut sangat aplikatif, berupa pelatihan tenaga kerja dan pengiriman tenaga kerja profesional ke luar negeri, yang memberikan nilai tambah signifikan bagi lulusan UIM.

Kunjungan yang berlangsung di ruang rektorat UIM pada hari Kamis ini diharapkan dapat menjadi pintu pembuka bagi terjalinnya Memorandum of Understanding (MoU) atau Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang konkret antara Fakultas Syariah UIN Salatiga dengan Universitas Islam Makassar di masa mendatang, terutama dalam bidang internasionalisasi dan peningkatan kualitas SDM.

Dokumentasi Kegiatan: