LOMPAT TIGA PERINGKAT! Journal of Indonesian Law Fakultas Syariah UIN Salatiga Melesat dari Sinta 5 ke Sinta 2

Salatiga, (3 Agustus 2026) – Kabar membanggakan kembali datang dari Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Journal of Indonesian Law (JIL) berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan meraih Akreditasi Jurnal Nasional Sinta 2, setelah sebelumnya berada pada peringkat Sinta 5.
Capaian yang diumumkan pada Juli 2026 ini menjadi lompatan prestasi yang sangat membanggakan. Bukan sekadar naik satu tingkat, JIL berhasil melesat tiga peringkat sekaligus, dari Sinta 5 menuju Sinta 2. Profil resmi Science and Technology Index (SINTA) saat ini telah mencatat Journal of Indonesian Law pada peringkat Sinta 2.
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata dari kerja serius dan konsisten tim pengelola jurnal dalam membangun tata kelola publikasi ilmiah yang semakin profesional, menjaga mutu artikel, memperkuat proses editorial dan peer review, serta meningkatkan kualitas dan jangkauan publikasi keilmuan hukum.
JIL merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Syariah UIN Salatiga, dengan fokus pada kajian hukum dan isu-isu hukum di Indonesia. Laman resmi jurnal mencatat Ahmadi Hasanuddin Dardiri sebagai Editor-in-Chief JIL.
Dekan: Ini Prestasi Besar dan Buah Kerja Kolektif
Dekan Fakultas Syariah UIN Salatiga, Prof. Dr. Ilyya Muhsin, S.H.I., M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, lonjakan akreditasi JIL merupakan pencapaian penting yang menunjukkan semakin kuatnya budaya akademik dan pengelolaan publikasi ilmiah di lingkungan Fakultas Syariah UIN Salatiga.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian Journal of Indonesian Law yang berhasil meningkat dari Sinta 5 menjadi Sinta 2. Ini merupakan sebuah lompatan yang luar biasa dan menjadi bukti bahwa kerja keras, konsistensi, serta komitmen terhadap mutu akademik akan menghasilkan capaian yang membanggakan,” ungkap Prof. Ilyya.
Prof. Ilyya menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi prestasi tim pengelola JIL, tetapi juga menjadi capaian bersama seluruh sivitas akademika Fakultas Syariah UIN Salatiga.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Editor-in-Chief, jajaran editor, reviewer, pengelola jurnal, para penulis, serta seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan JIL. Dari Sinta 5 langsung menuju Sinta 2 tentu bukan proses yang sederhana. Di belakang capaian ini terdapat kerja panjang, ketekunan, evaluasi, dan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas,” lanjutnya.
Ia berharap pencapaian tersebut tidak menjadi titik akhir. Sebaliknya, status Sinta 2 harus menjadi energi baru bagi pengelola JIL untuk memperluas jejaring akademik, meningkatkan kualitas artikel, memperkuat kolaborasi dengan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi, serta mempersiapkan langkah menuju reputasi yang semakin tinggi.
“Prestasi ini harus menjadi pemantik semangat. Target kita bukan sekadar mendapatkan peringkat, tetapi membangun jurnal yang benar-benar memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu hukum di Indonesia dan mampu berbicara pada level yang lebih luas. Kami berharap JIL terus tumbuh, semakin berkualitas, semakin banyak dirujuk, dan pada waktunya mampu menuju level reputasi yang lebih tinggi,” tegasnya.
EIC JIL: Hasil Perjalanan Panjang Menjaga Mutu
EIC JIL: Hasil Perjalanan Panjang Menjaga Mutu

Sementara itu, Editor-in-Chief (EIC) Journal of Indonesian Law, Ahmadi Hasanuddin Dardiri, M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan JIL meraih Sinta 2 merupakan hasil dari proses panjang yang dijalankan dengan konsisten oleh seluruh tim.
Menurut Ahmadi, pengembangan jurnal ilmiah membutuhkan keseriusan yang tidak hanya berkaitan dengan penerbitan artikel secara rutin, tetapi juga peningkatan kualitas substansi, penguatan tata kelola editorial, ketepatan proses penerbitan, kualitas reviewer, keterlibatan penulis dari berbagai institusi, hingga penguatan jejaring akademik.
“Capaian dari Sinta 5 ke Sinta 2 ini tentu sangat membahagiakan bagi kami. Namun, bagi tim JIL, capaian ini sekaligus menjadi amanah dan tanggung jawab baru. Semakin tinggi peringkat sebuah jurnal, semakin besar pula tanggung jawab kami untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitasnya,” ujar Ahmadi.
Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung perjalanan JIL.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Fakultas Syariah UIN Salatiga yang terus memberikan dukungan, kepada seluruh tim editor yang bekerja dengan penuh dedikasi, para reviewer yang menjaga kualitas akademik artikel, serta para penulis yang telah mempercayakan karya terbaiknya untuk diterbitkan di JIL. Prestasi ini adalah hasil kerja bersama,” tambahnya.
Ahmadi menegaskan bahwa setelah memperoleh predikat Sinta 2, tim JIL akan terus melakukan berbagai penguatan agar jurnal semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami tidak ingin berhenti pada Sinta 2. Setelah capaian ini, pekerjaan berikutnya justru semakin besar. Kami ingin memperkuat internasionalisasi penulis dan reviewer, meningkatkan kualitas serta dampak artikel, memperluas indeksasi, dan membangun JIL menjadi salah satu jurnal hukum yang semakin diperhitungkan di Indonesia,” tegasnya.
Momentum Penguatan Reputasi Akademik Fakultas Syariah
Keberhasilan Journal of Indonesian Law meraih Sinta 2 semakin memperkuat ekosistem publikasi ilmiah UIN Salatiga. Portal jurnal ilmiah UIN Salatiga saat ini juga telah menampilkan JIL dengan status SINTA 2.
Capaian tersebut memiliki arti strategis, khususnya bagi Fakultas Syariah. Jurnal berkualitas bukan sekadar media penerbitan karya ilmiah, tetapi menjadi ruang pertukaran gagasan, pengembangan diskursus hukum, diseminasi hasil penelitian, sekaligus salah satu wajah reputasi akademik sebuah institusi.
Karena itu, keberhasilan JIL melompat dari Sinta 5 menuju Sinta 2 menjadi penanda semakin kuatnya komitmen Fakultas Syariah UIN Salatiga dalam mengembangkan budaya penelitian dan publikasi ilmiah berkualitas.
Dari Sinta 5 menuju Sinta 2, JIL telah membuktikan bahwa konsistensi, kolaborasi, dan keberanian meningkatkan standar kualitas mampu menghasilkan lompatan prestasi. Kini, capaian tersebut menjadi pijakan baru untuk melangkah lebih jauh: menjadikan Journal of Indonesian Law semakin bereputasi, berdampak, dan diperhitungkan dalam percaturan akademik hukum nasional maupun internasional.
Selamat dan sukses untuk Journal of Indonesian Law (JIL), Fakultas Syariah UIN Salatiga. Dari Sinta 5 melesat ke Sinta 2—prestasi membanggakan, langkah besar menuju reputasi yang lebih tinggi!
