Mahasiswa HES UIN Salatiga Wujudkan Aksi Konkrit: Kunjungan di OJK JaTim, Menyemai Literasi Keuangan demi Meminimalisir Kejahatan Finansial

Laporan: NMS, Editor: Hijri

Surabaya, FaSya– Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dari Fakultas Syariah (FaSya) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Kantor OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Provinsi Jawa Timur (Jatim), 5 Maret 2024. KKL ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat.

Acara KKL dimulai dengan sambutan dari Dr. Heni Satar Nurhaida, S.H., M.Si., selaku Ketua Jurusan Syariah UIN Salatiga, yang mengucapkan terima kasih kepada OJK Jatim atas kesempatan yang diberikan kepada para mahasiswa untuk belajar dan menambah wawasan di bidang keuangan.

M. Sulaiman Abdur Rokhman, Analis Senior Pengawasan Perilaku PUJK dan EPK OJK Jatim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa OJK memiliki tugas untuk meningkatkan indeks literasi keuangan dan indeks inklusi keuangan masyarakat Indonesia, dengan tujuan mengurangi tingkat kejahatan di sektor jasa keuangan.

Rinaldi Harwin, Analis Junior Pengawasan Perilaku PUJK dan EPK OJK Jatim, menyampaikan materi KKL yang meliputi fungsi OJK dalam mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan, upaya OJK dalam meningkatkan literasi keuangan dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia, serta peran OJK dalam melindungi masyarakat dari pelanggaran dan kejahatan di sektor jasa keuangan.

Acara KKL ditutup dengan sesi tanya jawab dan penyerahan cinderamata dari UIN Salatiga kepada OJK Jatim. Salah satu peserta KKL, Muhammad Nashrul Hakim, mengungkapkan bahwa KKL ini sangat bermanfaat baginya untuk menambah wawasan tentang OJK dan sektor jasa keuangan.

“Materi yang disampaikan sangat informatif dan bermanfaat. Saya juga belajar tentang bagaimana cara OJK melindungi masyarakat dari pelanggaran dan kejahatan di sektor keuangan,” ujar Nashrul.

KKL ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa HES UIN Salatiga tentang peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat. Dengan meningkatnya literasi dan inklusi keuangan, diharapkan tingkat kejahatan di sektor jasa keuangan dapat diminimalisir.

Suka Cita 69 Wisudawan Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga dilepas Secara Offline

FaSya, Salatiga-Prosesi pelepasan dan perpisahan wisudawan kepada sivitas akademika sudah maklum sekali menjadi agenda tahunan. Namun karena pandemi 2 tahun sebelumnya prosesi tersebut hanya bisa dijalankan secara on-line. Situasi pandemi yang semakin menurun membawa banyak daerah mengeluarkan kebijakan memperbolehkan kegiatan dengan tatap muka 100%.

Syukur Alhamdulillah kali ini Fakultas Syari’ah (FaSya) IAIN Salatiga dapat menggelar prosesi pelepasan wisudawan sebanyak 69 wisudawan, terdiri 14 wisudawan Program studi (prodi) Hukum Keluarga Islam (HKI), 30 wisudawan Prodi Hukum Ekonomi Syari’ah (HES) dan 24 wisudawan Prodi Hukum Tata Negara (HTN).

Berlangsung di Aula Gedung Dekanat FaSya (01/04), prosesi dihadiri oleh Dekan serta jajaran pimpinan, dosen dan karyawan. Dr. Ahmad Sultoni, M.Pd selaku Ketua Panitia dan Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan dan Alumni membuka acara dengan sambutan berisikan ucapan selamat dan sukses kepada wisudawan ke-16 serta memberikan pesan untuk tetap berjuang meraih mimpi yang besar.

Prosesi dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan oleh FaSya yang diserahkan langsung Dekan kepada wisudawan terbaik dari masing-masing prodi. Acara dilanjutkan dengan pemberian plakat simbol sarjana oleh masing-masing Ketua Prodi didampingi Sekretaris Prodi kepada wisudawan.

Melanjutkan acara, wisudawan terbaik diberi waktu untuk memberikan sambutan dan pesan kesannya. Nazid Azamzami wisudawan terbaik HKI dengan IPK 3,79, menyampaikan bahwa gelar sarjana ini bukan lah akhir perjuangan kita, namun awal dari perjuangan kita. Kenyataannya perjuangan kita melangkah kedepan baru mulai adalah benar adanya. Disematkan gelar ini menjadi awal kita melangkah pada dunia baru sebagai insan yang sudah melewati masa menjadi agen perubahan. Pertanyaan timbul apakah kita sudah siap mengemban amanah yang besar menjadi cendikiawan ditengah masyarakat.
Kehidupan di kampus tidak hanya bertujuan untuk mencari pekerjaan,jabatan dan ketenaran namun lebih bagaimana kita dituntut untuk bisa memberikan kemanfaatan yang besar pada lingkungan masyarakat secara luas.

Selanjutnya Vinna Damayanti terbaik HES dengan IPK 3,86 memaparkan bahwa atas apa yang kita dapat selama ini, kita patut berterimakasih terhadap seluruh akademisi yang berperan dalam mendukung kita pada titik saat ini. Pesan untuk diri pribadi dan teman-teman pada umumnya, ingatlah bahwa kita adalah ada dari banyak orang, maka gelar ini menjadi awal kita mengemban amanah untuk selanjutnya bertanggung jawab atas amanah tersebut pada lingkungan luas

Kemudian Wahyu Pitriyani terbaik HTN dengan IPK 3,73 secara lugas memaparkan bahwa perlu kita yakini apa yang kita dapatkan ini adalah pencapaian besar pada kita. Kali ini langkah selanjutnya bagaimana meneruskan mimpi kita dengan tidak lupa tetap mengharumkan alamameter kita FaSya IAIN Salatiga.

Sambutan selamjunya oleh Dr. Siti Zumrotun, M.Ag selaku Dekan memberikan sambutan: “selamat kepada seluruh wisudawan yang telah selesai menjalani proses perkuliahan sehingga tercapai gelar sarjana kali ini.
Kembalilah kepada orang tua kalian dan tunjukkan bahwa kalian bisa menjadi sarjana yang berguna bagi masyarakat luas. Dan berjuanglah dalam meraih impian.

Acara pelepasan ditutup pembacaan do’a dan foto bersama dengan seluruh wisudawan yang hadir.