KEREN!!! KEMBALI, JURNAL IJTIHAD FAKULTAS SYARIAH RAIH PRESTASI TERBAIK DUNIA
Salatiga, 16 April 2026- Jurnal IJTIHAD yang diterbitkan oleh Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga bertahan pada Quartile 1 (Q1) dengan meraih SJR sebesar 1,51. Perolehan ini menempatkan Ijtihad pada peringkat ketiga di Dunia pada bidang Religious Studies, peringkat pertama di Asia bidang Law, dan peringkat pertama di Indonesia untuk semua bidang ilmu. Data ini bisa diakses pada laman; https://www.scimagojr.com/journalrank.php?country=ID
Dekan Fakultas Syariah UIN Salatiga, Prof. Dr. Ilyya Muhsin, M.Si, menyampaikan rasa bahagia karena mendapatkan keberkahan atas capaian jurnal IJTIHAD.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas capaian Jurnal Ijtihad Fakultas Syariah UIN Salatiga sebagai jurnal Q1 SRJ dengan peringkat; 1) peringkat ketiga dunia bidang Religious Studies, 2) peringkat pertama di Asia bidang Hukum, dan 3) peringkat pertama di Indonesia untuk semua bidang ilmu. Berdasarkan up date dari Scimago Journal Rank (SJR) yang dirilis pagi ini (waktu Indonesia),” ujarnya melalui pesan singkat Senin (16/04/2026).
Prof. Ilyya juga menyampaikan bahwa capaian ini merupakan dukungan dan kerja berbagai pihak. Secara khusus, kami mengucapkan terimakasih kepada Rektor, Pimpinan dan seluruh civitas akademika UIN Salatiga yang telah memberikan dukungan penuh kepada Jurnal Ijtihad.
“Kami juga berterimakasih atas kerja cerdas dari Editor in Chief, Managing Editor dan semua redaktur Jurnal ijtihad. Harapannya, jurnal ini akan terus berkembang lebih baik pada masa mendatang,” jelas Guru Besar bidang Sosiologi Islam ini.
Sementara itu, Dr. M. Chairul Huda, M.H. selaku EiC Jurnal Ijtihad mengatakan, capaian ini merupakan proses, bukan akhir dari pembelajaran. “Kami merupakan penerus dari para pengelola sebelumnya yang telah berjasa dalam menancapkan fondasi intelektual di Jurnal Ijtihad.”

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada para penulis yang telah telaten dan berkenan melakukan revisi atas naskahnya hingga berkali-kali sesuai author guidelines, template serta karakter jurnal Ijtihad yang berfokus pada kajian hukum Islam dengan menggunakan pendekatan socio-legal pada aspek ke-Indonesia-an. Kami harus terus belajar dan bekerja untuk mengembangkan Jurnal Ijtihad sekaligus berkontribusi bagi kalangan ilmiah internasional bidang hukum dan hukum Islam.” Ujar EiC jurnal ijtihad yang juga Kepala Pusat Moderasi Beragama UIN Salatiga.
