Laporan: Hijri
Salatiga, Fasya- Abnani Azizah dan Ragil Galih Saputro, dua mahasiswa Angkatan tahun 2022 semester 2 Program Studi (Prodi) Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syari’ah (FaSya) UIN Salatiga, berhasil membanggakan Fakultas dengan membawa prestasi medali emas dan medali perak pada Olimpiade Sains Tingkat Nasional yang bertajuk “Indonesian Olympiad Of Science (IOS) 2023” bidang Bahasa Indonesia. Olimpiade nasional ini digelar oleh Yayasan Prestasi Maju Indonesia (PRESMANESIA) secara daring lewat website resmi app.puskanas.id yang dilaksanakan di Yogyakarta, 12/03/2023 dan hasil diumumkan pada Selasa, 14/03/2023.
IOS merupakan sebuah event kompetisi sains tingkat nasional yang diadakan untuk menjadi ajang berkompetisi dalam bidang sains secara nasionalIOS tahun 2023 ini bisa diikuti bagi peserta didik jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK, dan Mahasiswa. Walaupun tema utama nya mengusung tentang sains, IOS pada tahun 2023 ini tetap membuka kompetisi dibidang keilmuan lainnya, seperti ilmu kebahasaan, sejarah, maupun ekonomi. Untuk olimpiade Bahasa Indonesia tingkat mahasiswa sendiri berlangsung di tanggal 12 Maret 2023 pukul 14.30 – 16.00 WIB, dimana para peserta mengerjakan 50 soal pilihan ganda dengan waktu 1,5 jam.
Melalui saluran Whatsapp kedua mahasiswa peraih medali emas dan perak menyampaikan tanggapannya. Azizah peroleh medali emas memaparkan maksud mengikuti olimpiade adalah “Karena saya memang sangat menyukai Bahasa Indonesia dan begitu melihat pamphlet olimpiade nasional saya langsung tertarik untuk mengikuti. Kemudian dengan raihan yang saya peroleh, Pesan saya kepada teman-teman mahasiswa FaSya UIN Salatiga pada umumnya, event-event semacam ini sangat bagus untuk diikuti. Semoga semakin banyak event lain, atau bahkan UIN Salatiga sendiri yang melaksanakan event semacam ini”.
Kesan: tentu saja senang dan bangga bisa mendapatkan medali di bidang yang saya sukai sebagai pembuktian bahwa saya mampu, dan saya punya kelebihan diantara kekurangan saya
Ragil menyampaikan maksud mengikuti Olimpiasde “Tujuan saya mengikuti olimpiade IOS kemarin adalah karena saya ingin menguji potensi kebahasaan yang saya miliki, sekaligus mencari tahu sudah seberapa jauh saya berkembang dari tingkat saya sebelumnya di jenjang SMA. Selain itu minat saya yang cukup tinggi terhadap kebahasaan membuat saya yakin untuk mendaftarkan diri saya kemarin ke olimpiade tersebut. Dan Alhamdullilah dengan usaha dan doa yang saya usahakan, saya mampu meraih medali perak di olimpiade kemarin yang diikuti oleh ribuan mahasiswa Se-Indonesia”.
“Kesan pertama yang saya dapatkan setelah mengikuti IOS kemarin dan mendapatkan medali perak tentunya sangat senang dan menyenangkan. Senang karena saya mampu meraih medali dan mendapatkan feedback atas doa dan usaha saya, juga menyenangkan karena selama perlombaan kemarin tidak ada trouble oleh device yang saya alami selama sesi olimpiade. Saya juga senang sekaligus bangga karena mampu membawa nama baik Prodi HTN FaSya dan UIN Salatiga di kancah nasional dengan apa yang saya capai di Olimpiade kemarin. Sekaligus saya juga ingin mengucapkan terimakasih kepada segala pihak yang telah mengapresiasi saya selepas pengumuman olimpiade kemarin”, kesan Ragil. “Pesan yang ingin saya sampaikan, semoga dengan adanya prestasi ini, teman teman program studi hukum tata negara UIN Salatiga mampu termotivasi untuk bisa pula menorehkan prestasi, sehingga mampu membangun Prodi HTN FaSya UIN Salatiga menjadi Prodi yang terus berkembang, dan kaya akan nilai intelektualitas para mahasiswa nya, tutupnya.

Prof. Dr. Ilyya Muhsin selaku Dekan FaSya UIN Salatiga berharap dengan terjalinnya kerjasama bersama Kemenag Boyolali, Lokakarya Imsakiyah ini kbisa berlangsung tiap tahunnya secara rutin bersama.
Prosedur seleksi untuk menggunakan aplikasi pendukung cek kualitas naskah wajib dilibatkan. Seperti contoh pengelola wajib menggunakan Mendeley (merombak penulisan sitasi dan daftar Pustaka), menggunakan panduan reviewer, serta meminta kepada penulis untuk submit dengan tulisan berbahasa Indonesia supaya tidak kesulitan dan menjadi masalah selanjutnya proses penerjemahan menjadi tulisan berbahasa Inggris oleh pengelola jurnal, imbuh Ilyya.
“Mahasiswa merupakan aktor utama dalam fase perjalanan sebuah bangsa. maka dari itu, mahasiswa perlu pemahaman tentang konsep Kempemimpinan. Pentingnya konsep kepemimpinan dipelajari karena akan menjadi faktor penentu keberhasilan dalam suatu organisasi”, tuturnya.

