FaSya UIN Salatiga Lepas 135 Wisudawan: Awal Perjuangan Baru Menuju Kesuksesan

Laporan: Hijri

Salatiga, FaSya – Fakultas Syariah (FaSya) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga merayakan momen bersejarah dengan melepas 135 wisudawan dan wisudawati yang telah resmi menyandang gelar sarjana hukum pada 27 April 2024. Pelepasan tersebut digelar di Aula FaSya UIN Salatiga dengan kehadiran para wisudawan dan tamu undangan (02/05/2024).

Dari total wisudawan yang dilepas, terdiri dari 40 wisudawan Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga Islam (HKI), 64 wisudawan Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan 31 wisudawan dari Prodi Hukum Tata Negara (HTN).

Acara pelepasan dimulai dengan sambutan dari Handayani Malihatun, S.IP., M.Si., sebagai Analis Pengembang Teknologi Pembelajaran yang mewakili Dr. Ahmad Sultoni, M.Pd., selaku Wakil Bidang Kemahasiswaan. Handayani memberikan pesan kepada para wisudawan agar menganggap kesuksesan akademik sebagai pijakan untuk meraih kesuksesan masa depan yang lebih besar. “Semoga kalian kelak dapat menjadi generasi inovatif yang dapat memecahkan tantangan dengan ilmu pengetahuan yang telah diraih,” ujar Handayani.

Prof. Dr. Ilyya Muhsin, M.Si., selaku Dekan FaSya, menambahkan sambutan dengan mengatakan, “Kami menunggu kiprah para wisudawan setelah lulus untuk menebarkan manfaat dan karya kalian sehingga menjadi manusia yang bermanfaat. Dalam pelepasan ini, FaSya memberikan pembekalan pelatihan cat kepada lulusan yang akan masuk dunia abdi negara.” Prof. Ilyya juga menyampaikan akan ada pula setelah pelepasan ini sosialisasi penerimaan mahasiswa baru dari Pascasarjana UIN Salatiga, memberi kesempatan kepada para wisudawan yang berminat untuk melanjutkan pendidikan magister di UIN Salatiga.

Nor Aida Salma, S.H., sebagai lulusan terbaik dari Prodi HTN, mewakili sambutan dari tiga lulusan terbaik FaSya 2024. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan, “Wisuda bukanlah akhir pencapaian, melainkan awal perjuangan baru. Biarkan momen ini menjadi selebrasi kecil atas awal yang penuh harapan, semangat, dan asa. Dan percayalah bahwa momen ini akan menjadi pengingat dalam menjaga nama baik almamater kita, khususnya FaSya UIN Salatiga, di mana pun dan kapan pun.”

Sebagai penutup, seluruh wisudawan berfoto bersama dan memberikan kenangan berupa kaligrafi untuk dipajang di gedung FaSya sebagai tanda perpisahan dan kenang-kenangan atas perjalanan mereka di kampus ini.

Edukasi Tentang Advokasi Guna Membentuk Nalar Kritis Mahasiswa, DEMA FaSya Gelar Sekolah Advokasi

Laporan: Ida, Sekar, Annisa; editor: Hijri

Salatiga, Fasya– Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah (FaSya) Universitas Islam Negeri Salatiga (UIN) Salatiga (SAGA) menggelar kegiatan Sekolah Advokasi dengan tema “Optimalisasi Advokasi Lembaga Kampus Serta Membentuk Nalar Kritis Mahasiswa”. Kegiatan ini berlangsung di Aula FaSya dengan dihadiri oleh 55 peserta dari mahasiswa FaSya UIN SAGA (29/04/2024).

Dibuka langsung oleh Dekan, Prof. Dr. Ilyya Muhsin, S.H.I., M.Si, acara ini menghadirkan pemateri-pemateri terkemuka seperti Dr. Aprillian Ria Adisti, S. Pd., M. Pd. (KAPUS PSGA UIN SAGA), M. Yusuf Khummaini, S .H.I., M.H., C.M (Direktur LKBHI IAIN Salatiga), Dr. Suwardi, S.Pd., M.Pd. (Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama UIN SAGA), dan Dr. Muna Erawati, S.Psi., M.Si (Kepala Pusat Konsultasi dan Konseling TAZKIA).

Dalam sambutannya, Prof. Ilyya menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa sebagai agent of change di masyarakat. Hal serupa disampaikan oleh Ketua panitia kegiatan, Muhammad Nashrul Hakim, yang menjelaskan tujuan sekolah advokasi ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai problem solving kemahasiswaan dan kampus. “Harapan saya agar mahasiswa fakultas syariah (FaSya) menjadi cakap hukum, termasuk dalam publik speaking dan kepemimpinan supaya bisa memimpin masyarakat,” ujar Nashrul.

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Aprilian yang membahas “Pencegahan dan Penanganan Pelecehan Seksual di Kampus”. Ia menekankan bahwa kekerasan seksual tidak hanya menimpa perempuan, tapi juga laki-laki, dan telah dilakukan langkah konkret di UIN Salatiga dengan peluncuran peraturan rektor mengenai kekerasan seksual pada tahun 2021.

Materi selanjutnya oleh Yusuf Khummaini dengan tema “Teknik, Konsep Lobbying dan Negosiasi dalam Pengadvokasian”. Yusuf menjelaskan bahwa tujuan lobbying adalah mencapai kondisi saling menguntungkan (win-win solution) dan syarat menjadi lobbi termasuk kepercayaan, menguasai substansi materi, dan teknik komunikasi yang baik.

Dr. Muna memberi tambahan materi dengan membahas beragam isu seperti Mental Health dan Mental Block. Ia menekankan pentingnya dukungan sosial untuk kesehatan mental dan mengubah mindset sebagai upaya membangun keseimbangan mental health.

Salah satu peserta, mengatakan, “Materi yang disampaikan cukup menarik meskipun kekerasan seksual bukan hal baru, tapi tetap harus terus dibahas karena era digital membawa beragam kejahatan.” Acara ditutup dengan sesi foto bersama.

Melatih Mahasiswa Menjadi Penulis Profesional Melalui Pelatihan Kepenulisan Artikel Ilmiah

Laporan: Annisa Rahmawati, Okvita Sekar, editor: Hijri

Salatiga, Fasya-Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (HMPS HTN) gelar kegiatan Pelatihan Kepenulisan Artikel Ilmiah yang diselenggarakan pada 27 April 2024 di Aula Lantai 3 Fakultas Syariah (FaSya) UIN Salatiga. Pemateri dalam kegiatan ini salah satu dosen dari FaSya UIN Salatiga, Dr. Muhammad Chairul Huda, S. H. I., M. H.

Beliau memaparkan tentang bagaimana cara menulis artikel, sumber untuk mencari jurnal, dan cara mencari jurnal. Para peserta diajarkan tentang bagaimana cara mencari jurnal pada laman website Sinta dari mulai mencari sampai mendownload jurnal terkait. Kemudian diminta untuk mencari artikel jurnal kemudian mendownload jurnal tersebut. Selanjutnya, pemateri menjelaskan terkait hal-hal apa saja yang harus terdiri dalam sebuah artikel jurnal atau apa saja struktur dalam sebuah artikel.

Struktur dari artikel yang pada umumnya terdiri dari judul artikel, nama penulis, asal instansi, kemudian email yang dilanjutkan dengan abstrak dan keyword yang terdiri dari dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Selanjutnya adalah pendahuluan yang disarankan dua halaman, hasil dan pembahasan yang menjabarkan hasil dari proses penelitian, kesimpulan dan saran yang menjawab dari problem research, dan yang terakhir yaitu daftar pustaka dimana untuk yang terindeks Sinta 5 dan Sinta 6 disarankan untuk menggunakan 25 sampai 30 referensi yang dalam penyusunannya menggunakan Mendeley, karna sudah langsung terhubung dengan Sinta, Scopus dan jurnal lainnya.

Kegiatan kepenulisan ini diikuti dengan antusias oleh para mahasiswa dengan banyaknya respon pertanyaan yang diajukan kepada pemateri dijawab secara langsung sehingga menambah bekal dan hasanah keilmuan mahasiswa, salah satunya sebagai bekal dalam membuat dan penyusunan skripsi.

Disesi akhir kegiatan kepenulisan ini Choirul Huda, menyampaikan pesan bahwa mahasiswa yang berkuliah itu kegiatannya adalah menimba ilmu yang digunakan sebagai bekal implementasi pada masyarakat, dan tak lupa juga melakukan sesi foto bersama.

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah agar mahasiswa lebih paham mengenai penulisan ilmiah, dari Ketua HMPS HTN, “Sistematika yang baik dan benar, dan mempublikasi pada website yang bereputasi”, imbuhnya.

Bedah Pemilu Raya: HMPS HTN Ungkap Strategi Inovatif untuk Sistem yang Berintegritas dan Anti Money Politik

Laporan: M. Muthohir, Editor: Hijri

Salatiga, FaSya– Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (HMPS HTN) gelar diskusi dengan tema “Mengupas Tuntas Mengenai Temuan Pemantauan dan Potensi Kecurangan Hari Tenang, Pemungutan, Perhitungan, dan Rekapitulasi Suara dalam Pemilu Damai 2024”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lantai 3 Fakultas Syariah (FaSya) UIN Salatiga pada tanggal 24/04/2024.

Menyikapi proses pemilu raya yang dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024, yang sangat berdampak baik pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca-pelaksanaan, HMPS HTN menggelar forum diskusi untuk mengupas tuntas tentang pemilu. Aris Afifuddin, selaku Ketua Umum HMPS HTN, menjelaskan bahwa diskusi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman intelektual mahasiswa, khususnya dalam hal kritis terhadap pemilu yang telah dilaksanakan.

Sifaul Amin, S.H., M.H., C.M., selaku narasumber diskusi, menjelaskan bahwa pemilu adalah proses pemilihan untuk memilih sebagian besar atau seluruh anggota suatu badan terpilih, badan legislatif, dan presiden yang dipilih secara langsung oleh masyarakat. Pemilu juga sebagai ajang kompetisi yang sah dan legal, dimana bertujuan untuk memperoleh dan mempertahankan kekuasaan, tentunya dengan menjunjung integritas.

Ada 3 faktor yang menjadi problematika dalam pemilu, yaitu penyelenggara, peserta, dan pemilih. Di pemilu yang telah dilaksanakan masih banyak lembaga pemerintah yang dapat diintervensi, antara lain Bawaslu hingga MK (Mahkamah Konstitusi). Selain itu, untuk mencapai pemilu yang baik, semua masyarakat dan pemerintah harus memahami arti dari pemilu.

Adanya money politik juga menjadi masalah yang menyebabkan banyak perubahan dalam pelaksanaannya, yang berdampak buruk khususnya bagi masyarakat. Fenomena ini menyebabkan pengikisan demokrasi secara perlahan dan tidak disadari.

Nur Tyas bertanya bagaimana mengembalikan mindset masyarakat tentang money politik yang sudah menjadi tradisi. Dijawab bahwa money politik sudah menjadi hal yang normal, namun ada beberapa langkah untuk mencegahnya, antara lain dengan memberikan edukasi, gerakan anti money politik, yang diharapkan dapat memberikan pemahaman masyarakat akan arti dari pemilu itu sendiri.

Di akhir diskusi, Sifaul Amin menyampaikan pesan dari kitab al-Asybah wa al-Nazdair karya as-Suyuthi halaman 121 yang menjelaskan bahwa “kedudukan pemimpin atas rakyat sebagaimana kedudukan wali terhadap anak yatim”.

Menyimak Sukses Jurnal Ijtihad Q1: Kunjungan Jurnal Jambura Tempuh Benchmarking Upaya Capai Kualifikasi Q2

Salatiga, FaSya-Dalam rangka belajar strategi meraih kualifikasi jurnal Q2, Jurnal Jambura Law Review (JALREV) dari Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melakukan kunjungan benchmarking ke Jurnal Ijtihad di Fakultas Syariah (FaSya) UIN Salatiga (UIN-SAGA), 23-04-2024. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi pengelola jurnal serta menghimpun peluang kerjasama antara jurnal, khususnya jurnal dalam Negeri.

Mewakili Dekan, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Farhani, S.H., SH.I., M.H. menyampaikan terima kasih atas kunjungan kehormatan dari Jurnal Jambura. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa jurnal Ijtihad awalnya merupakan jurnal tertua kedua di UIN Salatiga dan pernah menjadi jurnal syariah satu-satunya se-Indonesia yang terakreditasi. Melalui berbagai workshop pengelolaan jurnal, membuahkan hasil dalam membangun jurnal Ijtihad hingga mencapai kualifikasi Quartile 1 (Q1) setelah sebelumnya terindeks di Scopus. Target awal setelah terindeks di Scopus adalah masuk kualifikasi Quartile 2 (Q2), namun dengan hasil yang memuaskan, jurnal Ijtihad berhasil tembus ke kualifikasi Q1. Raihan tersebut terjadi salah satunya mengikuti jejak di jurnal senior di UIN Salatiga yaitu Indonesian Journal yang telah sebelumnya masuk dan bisa mempertahankan selama 6 tahun dan kualifikasi Q1″.

Dalam benchmarking, rombongan pengelola Jambura Law Review membawa Novendri M. Nggilu selaku Editor in Chief serta Board of Editors yang terdiri Jufryanto Puluhulawa, S.H., M.H., Moh. Rivaldi Moha, S.H., M.H., Apripari, S.H., M.H., Ahmad, S.H., M.H., Usman Rasyid, S.H., M.H., Rismanto Kaku, S.H., M.H.

Novendri menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan ke pengelola jurnal Ijtihad. Dengan JALREV juga telah terindeks di Scopus sejak 1 Januari 2024, persiapan penting dilakukan untuk pemeringkatan Quartile. Salah satu langkahnya adalah dengan melakukan benchmarking pengelolaan jurnal, guna mempelajari dan memperkuat kapasitas serta kompetensi pengelola jurnal, ungkapnya”.

Tujuan lainnya adalah untuk membangun silaturahmi dengan jurnal-jurnal perguruan tinggi serta belajar bagaimana membangun jurnal agar dapat mencapai target kualifikasi Q2. Dukungan tinggi dari Rektor UNG dengan menitipkan amanah untuk menjadikan jurnal tersebut masuk ke kualifikasi Q2 turut menjadi dorongan bagi tim pengelola jurnal Jambura. kemudian, kunjungan ini diharapkan dapat menghasilkan kerjasama yang bermanfaat antara kedua jurnal serta memberikan inspirasi dan motivasi bagi pengelola jurnal lainnya dalam upaya meningkatkan kualitas dan kualifikasi jurnal mereka.

Sesi diskusi, Endang Sriyani, M.H.I. selaku managing editor jurnal IJTIHAD memaparkan kiat sukses jurnal Ijtihad melakukan berbagai upaya supaya bisa mencapai Quartile 1, dua diantaranya adalah sering melakukan kunjungan dan kerjasama dengan jurnal-jurnal Hukum/Hukum Islam yang telah terindek scopus, yang kedua konsistensi menjaga kualitas artikel yang akan diterbitkan di jurnal Ijtihad. Semakin berkualitas artikel maka akan semakin banyak menarik pembaca dan penulis untuk menjadikan artikel-artikel Ijtihad sebagai rujukan tulisan mereka.

Dema FaSya UIN Salatiga Gelar Ramadhan Bergerak: “Bersatu dalam Batal Puasa Kolektif untuk Refleksi Gerakan Mahasiswa”

Laporan: Ida Fitriyani, editor: Hijri

Salatiga, FaSya– 27/03/2024: Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga telah sukses menggelar sebuah acara istimewa yang mengusung tema “Ramadhan Bergerak”, dimana kegiatan batal puasa kolektif menjadi sorotan utama. Acara yang bertujuan sebagai “Refleksi Gerakan Mahasiswa” ini dirancang untuk memberikan ruang kepada mahasiswa dalam memahami dan mengatasi tantangan yang dihadapi dalam pergerakan mahasiswa.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, acara Ramadhan Bergerak ini berhasil menarik puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi di Fakultas Syariah. Mereka berkumpul untuk menjalankan ibadah puasa bersama, sambil merenungkan peran serta tantangan yang dihadapi oleh gerakan mahasiswa saat ini.

Tak hanya sekedar ibadah, acara ini juga menjadi forum diskusi, berbagi pengalaman, dan mencari solusi atas degradasi yang dialami oleh gerakan mahasiswa. Dalam sesi diskusi yang dipandu oleh pemateri, mahasiswa diajak untuk menggali akar permasalahan dan merumuskan langkah-langkah strategis guna memperkuat semangat gerakan mahasiswa.

“Penting bagi kita untuk menyatukan beragam motif di dalam organisasi menjadi satu motif kolektif, dan bagaimana organisasi-organisasi syariah dapat bergerak secara efektif dalam isu-isu yang spesifik,” ujar salah satu pemateri.

Acara Ramadhan Bergerak ini ditutup dengan pembacaan tahlil dan doa, sebagai ungkapan kesungguhan dan harapan bersama agar segala upaya dalam refleksi gerakan mahasiswa mendapat berkah dan ridha dari Allah SWT. Dengan langkah-langkah konstruktif dan semangat kebersamaan yang terjalin, diharapkan gerakan mahasiswa dapat bangkit kembali dengan lebih kuat dan efektif, serta menjadi kekuatan positif dalam mewujudkan perubahan yang bermakna bagi kemajuan kampus dan masyarakat.

Komitmen Mengembangkan Bakat Mahasiswa: Fakultas Syariah Resmi Lantik Pengurus Organisasi Mahasiswa

Laporan: Muthohir, Editor: Hijri

Salatiga, Fasya– Fakultas Syariah (FaSya) UIN Salatiga kembali mengukuhkan komitmen dalam mengembangkan potensi mahasiswa dengan melaksanakan acara pelantikan dan upgrading pengurus organisasi mahasiswa (ormawa). Acara yang dilangsungkan pada hari ini, tanggal 8 Maret 2024, di aula lantai tiga FaSya tersebut menjadi momentum penting bagi perjalanan kepengurusan periode 2024.

Sebanyak 170 pengurus ormawa dari berbagai lembaga, seperti HMPS HTN, HMPS HKI, HMPS HKI, BSOM, SEMA, dan DEMA FaSya, resmi dilantik dan di-upgrade dalam acara yang dihadiri oleh para pimpinan FaSya UIN Salatiga

Dalam arahannya, Prof. Dr. Illya Muhsin, S.H.I, M.Si., selaku Dekan menekankan pentingnya tanggung jawab pengurus yang baru dilantik yang baru dilantik. Beliau menyampaikan pesan agar para pengurus dapat menata niat dengan baik serta memprioritaskan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa. Prof. Illya juga mengingatkan bahwa menjadi pengurus organisasi mahasiswa adalah sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.yang diberikan, karena menjadi pengurus Ormawa adalah sebuah kehormatan yang tidak semua mahasiswa bisa raih.

Pelantikan dan upgrading ini dianggap sebagai gerbang awal bagi semua pengurus yang dilantik untuk mengemban amanah dengan semaksimal mungkin dan bertanggung jawab. Diharapkan para pengurus dapat menjalankan tugasnya dengan penuh hikmat dan memberikan kontribusi yang nyata dalam meningkatkan intelektual mahasiswa.

Dengan pelantikan ini, FASYA berharap dapat melahirkan generasi pengurus yang tidak hanya kreatif dan inovatif, tetapi juga memiliki kesadaran akan peran dan tanggung jawabnya dalam memajukan lingkungan kampus dan masyarakat. Semoga kepengurusan periode 2024 mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi kemajuan Fakultas Syari’ah UIN Salatiga serta keberlangsungan organisasi mahasiswa di lingkungan kampus.

Inspirasi Ekonomi Kreatif di San Terra Delaponte: Buka Wawasan Bisnis Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah UIN Salatiga

Laporan: Ida, Lukman, editor: Hijri

Malang, FaSya– Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah (HES) dari UIN Salatiga memulai perjalanan Kunjungan Kerja Lapangan (KKL) yang menginspirasi di Flora Wisata San Terra Delaponte, Pujon Malang (96/03/2024). Kedatangan ini menandai kunjungan ketiga dari mahasiswa HES, setelah kesuksesan program kunjungan sebelumnya.

Acara dimulai dengan doa bersama, diikuti oleh sambutan dari Endang Sriani, S.H., M.H., Kaprodi HES, yang menegaskan pentingnya kunjungan ini sebagai kesempatan untuk mempelajari kreativitas dalam bisnis ekonomi.

Dalam presentasi yang mengilhami, perwakilan San Terra Delaponte, Uswatun Khasanah, mengungkapkan bahwa Flora Wisata San Terra adalah bagian dari Celosia di Semarang. Meskipun baru dibuka resmi sejak 24 Desember 2019, wisata ini telah berhasil menarik banyak wisatawan meskipun menghadapi tantangan penutupan akibat pandemi COVID-19 pada tahun 2020 dan 2021.

San Terra Delaponte tidak hanya menjadi destinasi wisata biasa, tetapi juga ladang berkembangnya bisnis ekonomi kreatif. Mulai dari restoran unik hingga toko suvenir inovatif, pelaku bisnis di San Terra Delaponte terus berinovasi untuk memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para pengunjung.

Salah satu contoh bisnis yang sedang populer di San Terra Delaponte adalah “Culinary Adventures“. Usaha ini tidak hanya menawarkan pengalaman kuliner yang unik dengan cita rasa lokal dan konsep makanan modern, tetapi juga memadukan sentuhan kreatif dengan tema alam dan budaya setempat.

Dengan semakin berkembangnya bisnis-bisnis ekonomi kreatif ini, San Terra Delaponte menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa HES yang ingin mendalami kreativitas dalam bisnis dan memberikan kontribusi positif bagi industri pariwisata lokal.

Rombongan mahasiswa beserta pendamping terpesona dengan beragam wahana yang ditawarkan, sementara kehadiran bunga-bunga indah menjadi tambahan cerah dalam suasana wisata yang memikat hati.

Edukasi Pasar Modal Buka Wawasan Investasi Mahasiswa HES UIN Salatiga dalam Kunjungannya ke BEI

Laporan: Lukman, ida, editor: Hijri

Surabaya, FaSya – Pada hari Selasa (05/03/2024), mahasiswa Fakultas Syariah (FaSya) Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) UIN Salatiga bersama beberapa dosen dan tenaga kependidikan melakukan Kunjungan Kerja Lapangan (KKL) ke Bursa Efek Indonesia (BEI) Surabaya. Acara ini disambut hangat oleh pegawai BEI Surabaya, yang dilanjutkan dengan pemaparan materi singkat Hafiz Fitradiansyah tentang BEI dan penayangan short movie mengenai sejarah BEI di Indonesia selama kurang lebih 30 menit. Mahasiswa sangat antusias dengan penayangan tersebut.

Tidak hanya memberikan wawasan sejarah pasar modal, tetapi juga pengetahuan tentang syarat-syarat menjadi investor yang baik.

Dalam materi yang disampaikan, ditekankan bahwa syarat menjadi investor Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah investasi harus dapat mengembangkan aset-aset yang dimiliki. Investasi diharapkan dapat memberikan pertumbuhan aset tanpa perlu repot melakukan tindakan-tindakan yang rumit. Hal ini menggarisbawahi pentingnya memilih investasi yang tepat untuk memperoleh hasil yang maksimal.

Selain itu, materi tersebut juga menekankan bahwa investasi yang aman adalah investasi yang legal dan logis. Investor diharapkan untuk melakukan investasi sesuai dengan melakukan investasi sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dengan pertimbangan yang matang. Dengan demikian, para mahasiswa FaSya UIN Salatiga mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya kehati-hatian dan pemilihan investasi yang tepat demi keamanan dan kesuksesan investasi mereka di masa depan.

Dalam penayangan video pemaparan sejarah, dijelaskan bahwa Pasar Modal pertama kali berdiri sejak abad ke-19 di Batavia sampai pada tahun 2007, PT. Bursa Efek Surabaya dan Jakarta bergabung menjadi satu dengan nama Bursa Efek Indonesia (BEI), yang kemudian diresmikan oleh Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, dengan meresmikan logo baru IDX.

Ini menjadi momen berharga bagi mahasiswa FaSya UIN Salatiga dalam memahami perjalanan pasar modal di Indonesia.

Mahasiswa HES UIN Salatiga Wujudkan Aksi Konkrit: Kunjungan di OJK JaTim, Menyemai Literasi Keuangan demi Meminimalisir Kejahatan Finansial

Laporan: NMS, Editor: Hijri

Surabaya, FaSya– Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dari Fakultas Syariah (FaSya) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Kantor OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Provinsi Jawa Timur (Jatim), 5 Maret 2024. KKL ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat.

Acara KKL dimulai dengan sambutan dari Dr. Heni Satar Nurhaida, S.H., M.Si., selaku Ketua Jurusan Syariah UIN Salatiga, yang mengucapkan terima kasih kepada OJK Jatim atas kesempatan yang diberikan kepada para mahasiswa untuk belajar dan menambah wawasan di bidang keuangan.

M. Sulaiman Abdur Rokhman, Analis Senior Pengawasan Perilaku PUJK dan EPK OJK Jatim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa OJK memiliki tugas untuk meningkatkan indeks literasi keuangan dan indeks inklusi keuangan masyarakat Indonesia, dengan tujuan mengurangi tingkat kejahatan di sektor jasa keuangan.

Rinaldi Harwin, Analis Junior Pengawasan Perilaku PUJK dan EPK OJK Jatim, menyampaikan materi KKL yang meliputi fungsi OJK dalam mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan, upaya OJK dalam meningkatkan literasi keuangan dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia, serta peran OJK dalam melindungi masyarakat dari pelanggaran dan kejahatan di sektor jasa keuangan.

Acara KKL ditutup dengan sesi tanya jawab dan penyerahan cinderamata dari UIN Salatiga kepada OJK Jatim. Salah satu peserta KKL, Muhammad Nashrul Hakim, mengungkapkan bahwa KKL ini sangat bermanfaat baginya untuk menambah wawasan tentang OJK dan sektor jasa keuangan.

“Materi yang disampaikan sangat informatif dan bermanfaat. Saya juga belajar tentang bagaimana cara OJK melindungi masyarakat dari pelanggaran dan kejahatan di sektor keuangan,” ujar Nashrul.

KKL ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa HES UIN Salatiga tentang peran OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat. Dengan meningkatnya literasi dan inklusi keuangan, diharapkan tingkat kejahatan di sektor jasa keuangan dapat diminimalisir.