Asah Keterampilan Dalam Penulisan Karya Ilmiah, HMPS HTN Beri Pelatihan Aplikasi Zotero

Laporan : Mohammad Mutohir, editor: Hijri

Fasya, Salatiga-HMPS HTN (Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara) mengadakan kegiatan  yang bertemakan “ pelatihan manajemen referensi zotero” kegiatan ini dilaksanakan melalui zoom meeting pada selasa 7/11/23.

“Karya ilmiah menurut KBBI adalah karya tulis yang dibuat dengan prinsip-prinsip ilmiah berdasarkan data dan fakta yang didapat dari observasi, eksperimen, dan kajian pustaka. Kegiatan ini tentu bisa membuat para mahasiswa bisa kreatif dalam penulisan karya ilmiah, harapannya setalah kegiatan ini selesai para peserta bisa mempraktikkan dalam penulisan karya ilmiah yang baik”, ungkap Rehan ketua umum HMPS HTN.

Cholida hanum, S.H, M.H. selaku Kaprodi HTN dalam sambutannya “kegiatan ini sangat membantu, di mana salah satu ujian akhir para mahasiswa yaitu Skripsi tentu dari awal para mahasiwa masuk kampus haruslah dibekali pemahaman tentang sistematika penulisan karya ilmiah yang sesuai”.

Dalam pemaparan materi RR. Wuri Arenggoasih, M.I.Kom. memotivasi peserta bahwa dalam proses penulisan karya ilmiah haruslah bisa Fun ( senang) di mana sesuatu yang dilakukan dalam keadaan senang pasti bisa memperoleh hasil yang maksimal serta sesaui dengan harapan. Karya ilmiah sendiri dibagi beberapa jenis yaitu : makalah, buku teks, artikel ilmiah, karya ilmiah populer, skripsi, tesis, disertesis.  Dalam sistematika penulisan karya ilmiah lebih di kenal dengan IMRaD yaitu ( Introduction, Methods, Results, Discusion). Dimana sebagai acuaan dalam pembuatan penulisan karya ilmiah yang baik. 

Tambahnya Dalam penulisan karya ilmiah tentu banyak kesuliatan dalam penulisan karya ilmiah. oleh karena itu dengan adanya aplikasi Zotero bisa mempermudah dalam penulisan karya ilmiah. Zotero adalah sebuah perangkat lunak gratis dan bersumber terbuka yang berfungsi sebagai manajemen referensi untuk mengelola data bibliografi dan bahan penelitian. Dalam kegiatan ini para peserta belajar menginstal aplikasi dan proses memakai aplikasi Zotero.

Semakin menariknya kegiatan ini di hadiri kurang lebih 50 mahasiswa yang pesertanya tidak dari  prodi HTN saja akan tetapi ada beberapa dari prodi lain

Begini Konsekuensi 17 Mahasiswa yang Viralkan Nama Fakultas, Dekan dan Pengelola FaSya Beri Apreasi

Laporan : Mohammad Mutohir, Editor: Hijri

Fasya, Salatiga- “Alhamdulillah dari 9 peserta kontingen yang mewakili Fakultas Syariah (FaSya) UIN Salatiga, 5 mahasiswa berhasil meraih medali Perak dan 1 medali emas. Serta baru beberapa bulan FaSya membentuk tim Media Center (MC) dengan beranggotakan 11 mahasiswa-mahasiswi, melalui kontribusi mereka kegiatan-kegiatan FaSya aktif diliput dan menjadi berita serta konten dalam media sosial Fakultas. Tentunya ini menjadi suatu capaian yang membanggakan dan indikator kemajuan bagi Fakultas serta kami pengelola akan memberikan apresiasi untuk menambah semangat dan ucapan terimakasih atas dedikasi dari mereka”, tutur Dekan FaSya.

FaSya UIN SAGA menggelar penyambutan peserta Pekan Olahraga Seni dan Ilmiyah se-Jawa dan Madura (PORSI JAWARA) serta sekaligus penyerahan (SK) Tim MC pada hari selasa 7/11/23 di Aula FaSya. Hadir Prof. Dr. Illya Muhsin, M.Si Selaku Dekan FaSya, Dr. Ahmad Sultoni, M.Pd Selaku Wakil Dekan Kemahasiswaan, Dra. Astuti Sakdiyah, M.Pd. Selaku Kabag Tata Usaha, Cholida Hanum, S.H., M.H selaku Kaprodi HTN sekaligus pembimbing peserta lomba dan Ahmadi Hasdanudin Dardiri, M.H. pembimbing peserta lomba debat.

Salah satu peserta pemenang lomba PORSI JAWARA Akhmad Syarofuddin mengatakan saya sangat bangga dan senang sakali, bisa menadapatkan juara  1 Puitisasi Al-Qur’an di PORSI JAWARA Jember. Kemenangan ini tidak lepas dari doa dan dukungan teman-teman, dosen, orang tua saya yang selalu mensupport tanpa henti, kemenengan ini bukan milik saya semata, tapi kemenangan ini milik kita semua.

Porf Ilyya sangat mengapresiasi semua peserta yang telah membawa harum nama FaSya dengan membawa juara emas dan perak. Serta besar harapan bahwa peserta ini harus diasah serta dikembangkan terus bakatnya. Agar semakin tahun kita akan menjadikan wadah ini sebagai pintu buat para mahasiswa untuk mengembangkan bakat.

Adapun para juara yang membawa nama harum FaSya yaitu :

  • Akhmad Syarofuddin (HKI) : Juara 1 Puitisasi Al-Qur’an
  • Choerul Huda (HES) : Juara 2 Pencak Silat Seni Beregu Putra
  • Dinda Karisanisa Salsabila (HTN) : Juara 2 Karate
  • Ayu Novita Rantika, Galih Wicaksono, Ragil Galih (HTN) ; Juara 2 Debat Konstitusi

Anggota tim Media Center FaSya UIN Salatiga:

  1. Annisa Rahmawati (HKI) Jurnalis
  2. Rita Latassaqia (HES) Jurnalis
  3. Qhotrun Nada (HES) Jurnalis
  4. Ida Fitriyani (HES) Jurnalis
  5. Mohammad Mutohir (HTN) Jurnalis
  6. Okvita Sekar Fadhilah (HTN) Jurnalis
  7. Muhammad Ichdal Umam (HES) Desain
  8. Akhmad Naufal Amyn (HES) Desain
  9. Al Reza Dewangga Sugiyarto (HES) Video
  10. Mochamad Nur Lukman Hakim (HES) Video
  11. Mochamad Lukman Hakim (HES) Video

Penyerahan piagam oleh Dekan juga diberikan kepada tim MC atas kontribusi mereka dalam liputan-liputan kegiatan yang telah berlalu dan bisa menjadi berita-berita yang sangat menarik.

Bermental Juara, Kembali Lagi Kontingen FaSya dari Tim Debat Sabet Medali Kejuaraan PORSI

Jember, FaSya– Masih pada pagelaran Pekan Olah Raga, Seni dan Ilmiah (PORSI) antar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Se-Jawa Madura, tim debat Fakultas Syari’ah (FaSya) UIN Salatiga berhasil menyabet prestasi juara ke-2 dengan komposisi anggota tim diisi oleh 3 mahasiswa Hukum Tata Negara(HTN). Ayu Novita, Galih Wicaksono dan Ragil Galih Saputro berhasil mengalah banyak tim debat dari PTKI, hingga masuk pada Final dan berhasil meraih juara 2 (03/11/2023).

Persiapan yang terhitung singkat hanya seminggu sebelum kejuaraan, tidak membuat ayu dkk pesimis. Melalui arahan Ketua Program Studi HTN Cholida Hanum, M.H dan Ahmadi H. Dardiri M.H., Sekjen Pusat Studi Peraturan Perundang-undangan (PSPP) yang sudah matang dan mengarahkan dengan terstruktur serta membentuk semangat tim untuk gigih berjuang dalam kejuaraan.

“Komposisi tim yang luar biasa, baik pembicara pertama kedua maupun ketiga memiliki kompetensi yang bagus dalam penyampaian serta penguasaan materi. Meski persiapan lomba sangatlah singkat namun tim debat konstitusi mampu menampilkan yang terbaik sehingga berhasil meraih medali perakIni menjadi salah satu pencapaian besar bagi komunitas debat di fakultas syariah yakni lembaga kajian hukum (LKH) karena kader-kader LKH mampu menyumbang medali bagi uin salatiga dalam ajang porsi jawara 2023”, ungkap Cholida.

“Arahan terkait batas-batas mosi perdebatan sudah pasti, terkait teknik dalam berdebat, serta bagaimana bisa bekerja sama dengan tim. Terlebih dari itu pembina kami sangat memberikan dukungan dalam segi apapun, yang tidak bisa kami paparkan secara spesifik karena terlalu banyak. Tanpa mereka kami bukan apa-apa”, ungkap Ayu.

Kekompakan yang terjalin dengan waktu singkat dan diuji dengan anggota tim silih berganti mengalami kendala kesehatan, membuat tim merasakan frekuensi yang sama dan visi yang sama kuat. Galih mengaku sempat dirawat masuk ke rumah sakit karena terjangkit tipes, sedikit membuat awalnya bingung bisa mengikuti kejuaraan atau tidak.

Selanjutnya, secara kompak disampaikan kepada humas FaSya saat wawancara mereka menyampaikan motivasi tinggi dan harapannya kelak dalam kejuaraan berikutnya bisa mengikuti kembali dan bisa membawa pulang medali emas.

KPU Goes To Campus UIN Salatiga: Sosialisasi Pemilu dengan Gelar Nonton Bareng Film ” Dalam Rangka Memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2023

Laporan: Okvita Sekar dan Ida Fitriyani

Salatiga-FaSya, Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-95 dan sebagai ajang sosialisasi dari KPU kota Salatiga kepada pemilih pemula dan generasi milenial, digelar acara nonton bareng (nobar) gratis film “Kejarlah Janji” di Ruang Seminar Lantai 3 Gedung KH. Hasyim Asyari. Nobar terselenggara sebagai hasil kerjasama antara pihak KPU Kota Salatiga bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (HMPS-HTN) Fakultas Syariah (FaSya) UIN Salatiga, Sabtu (28/10/2023). Dihadiri sebanyak 181 peserta mahasiswa HTN, dan usai nobar peserta akan diberikan sertifikat peserta.

Abd. Rohim selaku anggota KPU Kota Salatiga Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat menyampaikan dalam sambutannya bahwa nonton bareng pada tanggal 28 Oktober dengan tema goes to campus dan goes to pesantren telah memperoleh rekor muri. Pemilihan umum yang diselenggarakan pada tahun 2024 ini didominasi oleh 50% dari generasi Z dan milenial. Dengan adanya acara nonton bareng ini menampilkan film berjudul “Kejarlah Janji” yang dikemas secara ringan, semoga dapat memberikan wawasan kepada masyarakat tentang cara pemilu yang baik dan memerangi hoax yang berkembang bebas di masyarakat”.

Cholida Hanum, M. H. selaku Kaprodi HTN menyampaikan bahwasannya untuk mahasiswa HTN yang telah menonton film ini semoga dapat menambah wawasan dalam menyambut kontestasi pemilu, yang diawali oleh para pemilih dibalik bilik suara.Jadilah pemilih yang cerdas dan cermat untuk demokrasi yang baik”.

Film “Kejarlah Janji” yang ditayangkan oleh KPU telah tayang di 483 pesantren dan 476 kampus diseluruh Indonesia. Adapun sebelum memasuki film Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari menyampaikan pesan kepada para pemilih pemilu 2024 untuk dapat mengecek apakah sudah terdaftar sebagai pemilih tetap atau belum pada website https://cekdptonline.kpu.go.id.

“Film ini sangat menarik dengan sisi komedi yang tidak berlebihan dan tidak meninggalkan unsur-unsur yang ada dalam pemilu seperti harus memerangi hoax, buzzer, dan influencer yang tidak kredibel. Hal lain yang dapat dipetik dari film ini adalah tentang bagaimana menghargai perbedaan atas keputusan yang diambil dan jangan sampai melakukan hal yang tidak baik untuk menjatuhkan lawan dalam kontestasi pemilu, tidak baik apabila dinasti politik dilakukan tanpa adanya background calon yang akan maju tidak memiliki track record yang jelas dan hanya mengandalkan pendukung maya. Hal yang terpenting adalah jangan golput dalam pemilu karena negara kita sedang menuju Indonesia Emas dan demokrasi. Maka mari kita sebagai generasi penerus bangsa, tunas bangsa, kita memiliki andil menentukan arah bangsa kedepannya yang dapat dilakukan melalui pemilihan umum 2024. Jadi mari gunakan hak suara kita semua dalam pemilu 2024 karena anak muda cerdas memilih, imbuh Hasyim Asy’ari.                                                                                                                                                

KPU Goes To Campus: Nonton Film “Kejarlah Janji” Dalam Rangka Memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2023

Laporan: Okvita Sekar dan Ida Fitriyani

Salatiga-FaSya, Dalam rangkamemperingatiHari Sumpah Pemuda yang ke-95 dan sebagai ajang sosialisasi dari KPU kota Salatiga kepada pemilih pemula dan generasi milenial, digelar acara nonton bareng (nobar) gratis film “Kejarlah Janji” di Ruang Seminar Lantai 3 Gedung KH. Hasyim Asyari. Nobar terselenggara sebagai hasil kerjasama antara pihak KPU Kota Salatiga bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (HMPS-HTN) Fakultas Syariah (FaSya) UIN Salatiga, Sabtu (28/10/2023). Dihadiri sebanyak 181 peserta mahasiswa HTN, dan usai nobar peserta akan diberikan sertifikat peserta.

Abd. Rohim selaku anggota KPU Kota Salatiga Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat menyampaikan dalam sambutannya bahwa nonton bareng pada tanggal 28 Oktober dengan tema goes to campus dan goes to pesantren telah memperoleh rekor muri. Pemilihan umum yang diselenggarakan pada tahun 2024 ini didominasi oleh 50% dari generasi Z dan milenial. Dengan adanya acara nonton bareng ini menampilkan film berjudul “Kejarlah Janji” yang dikemas secara ringan, semoga dapat memberikan wawasan kepada masyarakat tentang cara pemilu yang baik dan memerangi hoax yang berkembang bebas di masyarakat”.

Cholida Hanum, M. H. selaku Kaprodi HTN menyampaikan bahwasannya untuk mahasiswa HTN yang telah menonton film ini semoga dapat menambah wawasan dalam menyambut kontestasi pemilu, yang diawali oleh para pemilih dibalik bilik suara.Jadilah pemilih yang cerdas dan cermat untuk demokrasi yang baik”.

Film “Kejarlah Janji” yang ditayangkan oleh KPU telah tayang di 483 pesantren dan 476 kampus diseluruh Indonesia. Adapun sebelum memasuki film Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari menyampaikan pesan kepada para pemilih pemilu 2024 untuk dapat mengecek apakah sudah terdaftar sebagai pemilih tetap atau belum pada website https://cekdptonline.kpu.go.id.

“Film ini sangat menarik dengan sisi komedi yang tidak berlebihan dan tidak meninggalkan unsur-unsur yang ada dalam pemilu seperti harus memerangi hoax, buzzer, dan influencer yang tidak kredibel. Hal lain yang dapat dipetik dari film ini adalah tentang bagaimana menghargai perbedaan atas keputusan yang diambil dan jangan sampai melakukan hal yang tidak baik untuk menjatuhkan lawan dalam kontestasi pemilu, tidak baik apabila dinasti politik dilakukan tanpa adanya background calon yang akan maju tidak memiliki track record yang jelas dan hanya mengandalkan pendukung maya. Hal yang terpenting adalah jangan golput dalam pemilu karena negara kita sedang menuju Indonesia Emas dan demokrasi. Maka mari kita sebagai generasi penerus bangsa, tunas bangsa, kita memiliki andil menentukan arah bangsa kedepannya yang dapat dilakukan melalui pemilihan umum 2024. Jadi mari gunakan hak suara kita semua dalam pemilu 2024 karena anak muda cerdas memilih, imbuh Hasyim Asy’ari.                                                                                                                                                

Melatih Opini Mahasiswa Terhadap Isu Konstitusi, HMPS HTN Selenggarakan Pelatihan Legal Opinion

Laporan : Annisa Rahmawati, editor: Hijri

Salatiga, Fasya– Senin, 18 September 2023, Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (HMPS HTN) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Legal Opinion. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Lantai 3 Fakultas Syari’ah (FaSya) Kampus 2 UIN Salatiga. Ketua Program Studi (Kaprodi) Hukum Tata Negara (HTN), Ibu Cholida Hanum, M.H. membuka acara Kegiatan Pelatihan Legal Opinion dengan menyampaikan bahwa “Menjadi calon-calon praktisi hukum seperti jaksa, hakim, dan advokat juga perlu dibekali dengan pelatihan-pelatihan seperti ini, untuk mendukung karir di masa depan”.

Acara Pelatihan Legal Opinion ini dihadiri oleh 45 peserta dari FaSya UIN Salatiga dan 5 peserta dari BEM Fakultas Hukum Undaris. Peserta dari FaSya sendidi diisi oleh mahasiswa semester 3 dan 5. ModeratorAhmad Saiful Huda, mahasiswa Prodi HTN dan pemateri Lisa Pardani, S.H.I selaku Advokat dan Konsultan Hukum Founder Jogja Law Office. Lisa menjelaskan, “Legal Opinion merupakan dokumen tertulis yang dapat digunakan sebagai aplikasi untuk memecahkan suatu permasalahan hukum yang termuat pada fakta dan dasar hukum yang mengatur. Legal Opini Adalah Pendapat Hukum yang dibuat oleh Ahli Hukum atas suatu Permasalahan Hukum sebagai Rekomendasi penyelasaian masalah”. melengkapi materi untuk membekali peserta, Lisa juga memaparkan tentang bagaimana tahapan pembuatan Legal Opinion dan  sistematika penulisan Legal Opinion.

Setelah pemaparan materi, peserta kemudian praktik membuat legal opinion secara berkelompok. Setelah itu, pemateri memberikan 1 permasalahan, kemudian peserta diminta menganalisis permasalahan tersebut dan membuat pendapat hukum menurut kelompok masing-masing.  Selanjutnya peserta diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi dari masing-masing kelompok. Aris Afifudin, selaku ketua panitia mengatakan bahwa “Tujuan diadakannya Pelatihan Legal Opinion ini yaitu agar para mahasiswa dapat mengetahui sistematika penyusunan Legal Opinion yang baik dan benar”.

Inspiratif: Strategi Inovatif Ekonomi Kreatif Floating Market di Lembang Buka Wawasan Baru Mahasiswa Prodi HTN Fakultas Syari’ah UIN Salatiga

Bandung, FaSya-Pemandangan yang indah udara sejuk dan asri di Lembang, Kota Bandung menjadi destinasi lanjutan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dihari yang ketiga mahasiswa Prodi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syari’ah (FaSya) UIN Salatiga. Kunjungan penutup ini bertema destinasi sektor ekonomi kreatif. Lokasi yang menjadi kunjungan adalah Floating Market di Lembang pada hari Kamis, 22 juni 2023.

Pemilihan lokasi merujuk pada tema pengelolaan wisata dengan ide ekonomi kreatif. Mahasiswa HTN FaSya UIN Salatiga mendapatkan bekal strategi Inovatif dalam berwirausaha ataupun berbisnis langsung dari Direktur PT. perisai Utama, Intania Setiap S. Sos.

Ketertarikan darah muda pada Mahasiswa HTN terlihat ketika mereka merespon materi yang terkait strategi-strategi wirausaha maupun sharing tentang dunia bisnis maupun dunia wirausaha. Sharing terbuka ini dapat menambah wawasan baru bagi mahasiswa HTN dalam membuka ekonomi kreatif masa mendatang.

Puas dan bangga menjadi harapan dari Cholida Hanum, M.H selaku Ketua Prodi HTN melihat antusias mahasiswa HTN dalam mengikuti jamuan materi yang diberikan. Harapannya semoga menjadi bekal kepada mahasiswa membangun jiwa usaha dengan ide ekonomi yang kreatif yang tidak akan tergerus dengan kemajuan zaman. Mengingat perkembangan kali ini mesin atau robot mulai mengganti peran manusia dalam dunia kerja, sehingga penting bagi kaum muda berkreasi menciptakan atau menemukan inovasi ekonomi kreatif.

Puas atau Kecewa dengan Pelayanan Publik?, Begini Ombudsman Tatap Muka Beri Tambahan Wawasan Mahasiswa Fakultas Syari’ah UIN Salatiga

Jakarta, Ombudsman-Sektor Pelayanan Publik menjadi konsentrasi lebih oleh pemerintah dalam segala langkah untuk meningkatkannya. Ombudsman hadir sebagai Lembaga Negara yang mempunyai kewenangan mengawasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik baik yang diselenggarakan oleh penyelenggara Negara dan pemerintahan termasuk yang diselenggarakan oleh Badan Usaha Miliki Negara, Badan Usaha Milik Daerah, dan Badan Hukum milik Negara serta Badan Swasta atau perseorangan yang diberi tugas menyelenggarakan pelayanan publik tertentu yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja Negara dan/atau anggaran pendapatan dan belanja daerah.

Menengok pentingnya dan sensitifnya perkembangan pelayanan publik pada masyarakat di era modernitas saat ini, segenap rombongan mahasiswa Hukum Tata Negara (HTN) UIN Salatiga melakukan kunjungan studi ke lembaga Ombudsman Republik Indonesia (Rabu, 21/06/2023). Kunjungan ini dalam rangka melaksanakan program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Program Studi (Prodi) Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syari’ah (FaSya) UIN Salatiga yang menjadi kurikulum dengan target guna menyiapkan lulusan yang siap menyambut dunia kerja.

Wakil Dekan bidang Akademik, Dr. Farkhani, M.H. menyampaikan maksud tujuan kedatangan rombongan sebagaimana yang dimaksud, dengan harapan juga mahasiswa dapat mendalami tugas fungsi ombudsman beserta segala birokrasi yang ditempuh dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat seputar layanan publik.

Diterima di ruang pertemuan Ombudsman, Ahmad Sobirin dan Khoirul Thamrin sebagai perwakilan pihak Ombudsman RI memberikan pembekalan kepada Mahasiswa HTN UIN Salatiga tentang magang dan pelayanan publik. Terbuka pintu kepada mahasiswa HTN UIN Salatiga untuk dapat melakukan magang secara mandiri maupun magang program dari kampus di Ombudsman RI.

Senada hal tersebut telah kemudian disepakati oleh Farkhani sebagai salah satu cara wujud kerja sama secara nyata antara UIN Salatiga dengan Ombudsman RI. Selain itu, benefit akan dirasakan oleh pribadi mahasiswa itu sendiri. Karena, magang tersebut dengan adanya martikulasi yang cepat dapat memahami Ombudsman.

Ombudsman sebagai lembaga negara dalam menjalankan tugasnya dan memberikan pelayanan kepada masyarakat berdasarkan peraturan yaitu, UU No. 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia.

Kemudian Ombudsman berharap kepada generasi muda terutama pada perkembangan digital yang semakin maju, agar lebih memiliki inisiatif dan bisa melaporkan kepada pihak Ombudsman terkait masalah publik yang ditemui.

Cara pengaduan ke Ombudsman dapat dilakukan melalui media sosial atau dapat secara langsung datang kepada pihak Ombudsman masing-masing kota/kabupaten.

Pesan sebagai penutup kunjungan, mahasiswa d ajak bersama Ombudsman RI untuk dapat “Awasi, Tegur, dan Laporkan!”, segala bentuk apapun pelanggaran dalam pelayanan publik.

Lindungi Hak Konstitusi WNI, Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Salatiga Belajar Konstitusi Bersama Mahkamah Konstitusi Untuk Tegakkan Iklim Keadilan Negeri

Laporan: Wiwin Fauziyah, Editor: Hijri

Jakarta, mahkamah Konstitusi-Masih dalam prosesi Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah (FaSya) UIN Salatiga pada hari ke-2 Rabu (21/06/2023) melakukan kunjungan studi ke Mahkamah Konstuitusi (MK) Republik Indonesia. Sebanyak 120 mahasiswa dan 8 dosen pendamping diterima di Aula gedung 1 MK-RI oleh Ananthia Ayu Devitasari selaku Asisten Ahli Hukum Konstitusi Ahli Madya 2.

Cholida Hanum, M.H. selaku ketua Prodi HTN menjelaskan dalam sambutannya bahwa KKL ini diharapkan mencapai tujuan untuk mendukung pendidikan yang mengacu pada kebutuhan lapangan kerja. Kunjungan pada MK diharapkan mahasiswa memahami secara langsung tata cara untuk menjadi Hakim di MK RI, mengetahui kode etik Hakim di MK RI, mengetahui peran MK RI dalam mengawal konstitusi sesuai dengan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan mengetahui tentang gambaran sengketa yang ditangani oleh MK RI.

Menyambut dengan sangat baik, Ananthia memaparkan dari sejarah MK yang pada awalnya berasal dari gagasan Muh Yamin dengan mengusulkan Balai Agung. Hingga akhirnya setelah 20 tahun MK diakui secara konstitusi sejak 2003 di tengah masyarakat Indonesia. Keberadaan MK lahir melalui konstitusi UUD NRI 1945, yaitu sebagai penafsir tunggal dan final.

Ananthia mengatakan sebuah kalimat justice delayed justice denied, artinya terlambat memberi keadilan juga merupakan bentuk lain ketidakadilan. Karena pada dasarnya keberadaan MK untuk melindungi hak konstitusi WNI. Selanjutnya transparansi birokrasi dan segala tugas fungsi yang dimiliki MK dapat diakses dengan mudah pada Laporan Tahunan Mahkamah Konstitusi.

Pesan kepada mahasiswa UIN Salatiga sebagai penutup acara kunjungan, “Percaya bahwa masa depan bangsa Indonesia cerah meskipun ada kerikil dan rintangan. Jangan habiskan masa muda dengan hal yang tidak berguna”. ujarnya.

Diskusi Interaktif Tugas dan Fungsi Kemenkumham Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-Undangan Bersama Mahasiswa Hukum Tata Negara UIN Salatiga

Laporan: Wiwin Fauziyah, Editor: Hijri

Jakarta, Kemenkumham-Rombongan sejumlah 73 mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Program Studi (Prodi) Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syari’ah (FaSya) UIN Salatiga pada Selasa, 20 Juni 2023 berkunjung ke Kemenkumham Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-Undangan (Ditjen PP).

Profil Ditjen PP disampaikan secara jelas oleh Tri Wahyuningsih, S.H., M.H. selaku Koordinator Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Ditjen PP dan Lina Widiastuti selaku Kepala Seksi Wilayah III Ditjen PP.

Secara garis besar Tri Wahyuningsih menyampaikan tugas Kemenkumham Ditjen PP yaitu “Menyusun peraturan perundang-undangan dari sebelum adanya naskah hingga dibahas di DPR dan disahkan”.
Dalam pembentukan peraturan perundang-undangan tidak boleh bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi sesuai Pasal 7 Ayat (1) UU No. 12 Tahun 2011.

Peraturan Menteri memang tidak ditegaskan secara jelas dalam pasal tersebut, namun kedudukan Peraturan Menteri termuat dalam Pasal 12 dengan diakui keberadaannya dan berdasarkan hukum diperintahkan oleh peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi atau berdasarkan kewenangan.

Lina Widiastuti menyampaikan bahwa dengan adanya metode Omnibus Law menjadi solusi untuk mengurangi over regulation.

Lina Widiastuti juga memberikan motivasi kepada mahasiswa HTN bahwa “Terus tetap belajar dan menggali ilmu dimana pun berada dan dalam keadaan apapun.”

Gali Wawasan Kekayaan Intelektual, Mahasiswa HTN Fakultas Syari’ah UIN Salatiga Belajar Langsung Dengan Pakarnya di DJKI RI

Laporan: Aditya Ramadhan, Editor: Hijri

Jakarta, KEMENKUMHAM-Setelah mendapat ilmu yang membakar semangat mahasiswa pada kunjungan sebelumnya. Melanjutkan kunjungan yang ke dua Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syari’ah (FaSya) UIN Salatiga berkunjung ke Kemenkumham Republik Indonesia. Dalam kunjungan ini mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok untuk mendapatkan pengarahan materi tentang Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual (DJKI) dan Direktorat Jendral Perundang-undangan (Ditjen PP), Selasa, 20 Juni 2023.Pada sesi DJKI wawasan luas tentang informasi dan pengarahan Kekayaan Intelektual dibawakan oleh Yobbi Herbuono, S.H. selaku Penyuluh Hukum Muda DJKI.Mengajak pula mahasiswa untuk kreatif dan termotivasi bila memiliki produk hasil kreasinya mendatangkan peluang cuan yang besar untuk dapat didaftarkan menjadi kekayaan intelektual agar lebih terjaga hak ciptanya.Erna Trisniawaty, S. Sos., M. Si. menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan KKL HTN UIN Salatiga ini juga sebagai bentuk kerja sama antara instansi pemerintahan dengan Universitas guna dapat mendongkrak ekonomi kreatif yang merujuk pada Kekayaan Intelektual bagi generasi muda untuk masa depan bangsa.